Menu

Dark Mode
Tiga Bank Raksasa Jepang Akan Luncurkan Stablecoin Bersama untuk Investasi Saham Parlemen Jepang Setujui Buku Pelajaran Digital, Mulai Berlaku Paling Cepat Tahun 2030 Prefektur Saga Jadi Rumah bagi Pusat Edukasi Sampah Plastik Laut Pertama di Jepang Barat Demo Digimon Story Time Stranger untuk Nintendo Switch dan Switch 2 Sudah Tersedia Rekor Baru! Hampir 42% Pegawai Negeri Baru Pemerintah Jepang Kini Perempuan Survey : Orang Jepang Kini Anggap Iklan 30 Detik Terlalu Lama

News

Liburan Tahun Baru di Jepang: Pengeluaran Domestik per Orang Diperkirakan Mencapai Rekor Baru

badge-check


					Planes are parked at gates at Tokyo Haneda International Airport as Mount Fuji appears Tuesday, May 4, 2021, in Tokyo. Tokyo and the western metropolises of Osaka, Kyoto and Hyogo, home to about a quarter of Japan's population of 126 million, are under the latest 17-day state of emergency as the variant, detected earlier in Britain, is rapidly spreading among younger people, causing more serious cases. People are discouraged to travel during Japan's Perbesar

Planes are parked at gates at Tokyo Haneda International Airport as Mount Fuji appears Tuesday, May 4, 2021, in Tokyo. Tokyo and the western metropolises of Osaka, Kyoto and Hyogo, home to about a quarter of Japan's population of 126 million, are under the latest 17-day state of emergency as the variant, detected earlier in Britain, is rapidly spreading among younger people, causing more serious cases. People are discouraged to travel during Japan's "golden week" holidays. (AP Photo/Kiichiro Sato)

Rata-rata pengeluaran per orang untuk perjalanan domestik selama liburan Tahun Baru di Jepang diperkirakan meningkat 4,9 persen dibandingkan tahun lalu, mencapai rekor 43.000 yen. Kenaikan ini terutama dipicu oleh biaya akomodasi yang lebih tinggi, menurut laporan JTB Corp, sebuah agen perjalanan besar di Jepang, pada Kamis.

Jumlah tersebut naik 2.000 yen dibandingkan liburan Tahun Baru 2023/2024, sebagian karena liburan kali ini cenderung lebih panjang. Hal ini disebabkan tanggal 28 dan 29 Desember serta 4 dan 5 Januari jatuh pada akhir pekan, sehingga memungkinkan liburan yang lebih fleksibel.

Meskipun jumlah pelancong domestik diproyeksikan tetap stabil di angka 28 juta orang seperti tahun lalu, angka ini masih sekitar 4 persen lebih rendah dibandingkan periode sebelum pandemi pada 2019/2020.

Sementara itu, jumlah wisatawan yang bepergian ke luar negeri diperkirakan meningkat sebanyak 60.000 orang, mencapai total 520.000. Namun, angka ini masih sekitar 37 persen lebih rendah dibandingkan periode liburan Tahun Baru 2019/2020.

Perkiraan tahunan JTB untuk liburan Tahun Baru ini didasarkan pada survei dan data pemesanan hotel, memberikan gambaran tren perjalanan terkini di Jepang.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tiga Bank Raksasa Jepang Akan Luncurkan Stablecoin Bersama untuk Investasi Saham

11 June 2026 - 15:10 WIB

Parlemen Jepang Setujui Buku Pelajaran Digital, Mulai Berlaku Paling Cepat Tahun 2030

11 June 2026 - 11:10 WIB

Prefektur Saga Jadi Rumah bagi Pusat Edukasi Sampah Plastik Laut Pertama di Jepang Barat

11 June 2026 - 10:10 WIB

Rekor Baru! Hampir 42% Pegawai Negeri Baru Pemerintah Jepang Kini Perempuan

10 June 2026 - 18:10 WIB

Survey : Orang Jepang Kini Anggap Iklan 30 Detik Terlalu Lama

10 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on News