Menu

Dark Mode
Kekurangan Sopir, Tokyo Hapus Layanan Bus Tengah Malam Mulai Akhir Maret Honda Terancam Rugi Rp250 Triliun Akibat Perubahan Strategi Mobil Listrik Buku Anak Legendaris “Little Mouse’s Red Vest” Akan Jadi Anime, Tayang April Anime “Aoashi” Season 2 Umumkan Teaser Baru, Tayang 4 Oktober Jepang Akan Lepas Cadangan Minyak untuk Cegah Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah Manga “Junket Bank” Akan Diadaptasi Menjadi Anime TV, Tayang Oktober

News

Liburan Tahun Baru di Jepang: Pengeluaran Domestik per Orang Diperkirakan Mencapai Rekor Baru

badge-check


					Planes are parked at gates at Tokyo Haneda International Airport as Mount Fuji appears Tuesday, May 4, 2021, in Tokyo. Tokyo and the western metropolises of Osaka, Kyoto and Hyogo, home to about a quarter of Japan's population of 126 million, are under the latest 17-day state of emergency as the variant, detected earlier in Britain, is rapidly spreading among younger people, causing more serious cases. People are discouraged to travel during Japan's Perbesar

Planes are parked at gates at Tokyo Haneda International Airport as Mount Fuji appears Tuesday, May 4, 2021, in Tokyo. Tokyo and the western metropolises of Osaka, Kyoto and Hyogo, home to about a quarter of Japan's population of 126 million, are under the latest 17-day state of emergency as the variant, detected earlier in Britain, is rapidly spreading among younger people, causing more serious cases. People are discouraged to travel during Japan's "golden week" holidays. (AP Photo/Kiichiro Sato)

Rata-rata pengeluaran per orang untuk perjalanan domestik selama liburan Tahun Baru di Jepang diperkirakan meningkat 4,9 persen dibandingkan tahun lalu, mencapai rekor 43.000 yen. Kenaikan ini terutama dipicu oleh biaya akomodasi yang lebih tinggi, menurut laporan JTB Corp, sebuah agen perjalanan besar di Jepang, pada Kamis.

Jumlah tersebut naik 2.000 yen dibandingkan liburan Tahun Baru 2023/2024, sebagian karena liburan kali ini cenderung lebih panjang. Hal ini disebabkan tanggal 28 dan 29 Desember serta 4 dan 5 Januari jatuh pada akhir pekan, sehingga memungkinkan liburan yang lebih fleksibel.

Meskipun jumlah pelancong domestik diproyeksikan tetap stabil di angka 28 juta orang seperti tahun lalu, angka ini masih sekitar 4 persen lebih rendah dibandingkan periode sebelum pandemi pada 2019/2020.

Sementara itu, jumlah wisatawan yang bepergian ke luar negeri diperkirakan meningkat sebanyak 60.000 orang, mencapai total 520.000. Namun, angka ini masih sekitar 37 persen lebih rendah dibandingkan periode liburan Tahun Baru 2019/2020.

Perkiraan tahunan JTB untuk liburan Tahun Baru ini didasarkan pada survei dan data pemesanan hotel, memberikan gambaran tren perjalanan terkini di Jepang.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kekurangan Sopir, Tokyo Hapus Layanan Bus Tengah Malam Mulai Akhir Maret

13 March 2026 - 21:08 WIB

Honda Terancam Rugi Rp250 Triliun Akibat Perubahan Strategi Mobil Listrik

13 March 2026 - 18:00 WIB

Jepang Akan Lepas Cadangan Minyak untuk Cegah Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

13 March 2026 - 10:10 WIB

Rencana Penggunaan Ulang 150 Bus Listrik Expo Osaka Ditunda karena Masalah Keamanan

12 March 2026 - 12:10 WIB

Kapal Kontainer Milik Perusahaan Jepang Rusak di Teluk Persia di Tengah Konflik AS–Israel dan Iran

12 March 2026 - 08:18 WIB

Trending on News