Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

News

Mantap King! 5 Pemagang Indonesia di Shiga Jepang Selamatkan Perempuan Jatuh ke Sungai dapat Penghargaan dari Polisi

badge-check


					Mantap King! 5 Pemagang Indonesia di Shiga Jepang Selamatkan Perempuan Jatuh  ke Sungai dapat Penghargaan dari Polisi Perbesar

Lima pemagang teknis asal Indonesia yang baru tiga bulan berada di Jepang menerima penghargaan dari kepolisian setelah menyelamatkan seorang perempuan berusia 60-an yang jatuh dari jembatan ke Sungai Yasu di Kota Yasu, Prefektur Shiga, pada Oktober lalu.
“Meskipun kami hanya melakukan apa yang sudah diajarkan di perusahaan, kami senang sekali mendapat apresiasi sebesar ini,” ujar mereka mengenang kejadian tersebut.

Kelima pemagang yang mendapat penghargaan adalah Ahmad Jaelani (25), Anang Dwi Bintoro (26), Ariyo Santari (22), Ferdi Jaya Kusuma (25), dan Nur Fajri Agustian (25). Mereka tinggal di Kota Yasu dan bekerja di pabrik perakitan mobil Daihatsu di Shiga. Mereka datang ke Jepang pada Agustus 2024.

Insiden terjadi pada 14 Oktober sekitar pukul 13.30, ketika seorang perempuan jatuh dari Jembatan Omi Fuji Ōhashi ke Sungai Yasu, dengan ketinggian sekitar 15 meter. Saat itu, kelima pemagang sedang bersiap untuk memancing.
Nur berkata ia mendengar suara “Aa!” diikuti bunyi air yang besar.

Tiga orang Ferdi, Ariyo, dan Ahmad segera terjun untuk membantu penyelamatan, sementara Nur dan Anang meminta bantuan seorang guru sekolah dasar yang berada di sekitar lokasi. Dengan bantuan fitur terjemahan di ponsel, mereka meminta guru tersebut menghubungi ambulans dan layanan darurat 110.

Perempuan tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap tetapi masih sadar ketika diangkat dari air. Mereka sempat menanyakan dalam bahasa Jepang, “Apakah ada bagian yang sakit?”, namun perempuan itu tidak bisa menjawab.

Sekitar 20 menit kemudian ambulans tiba. Korban mengalami luka serius termasuk patah tulang, tetapi nyawanya selamat.

Kelima pemagang ini merupakan satu angkatan dan sehari-hari sering beraktivitas bersama, seperti berbelanja atau memancing. Pada 1 Desember, mereka menerima surat penghargaan dari Kepolisian Moriyama.
Nur berkata, “Saya ingin terus memiliki hati untuk saling menolong, meskipun kami berasal dari negara yang berbeda.”
Anang menambahkan bahwa keluarga di Indonesia bangga dan berkata, “Kamu melakukan hal yang baik.”

Seorang perwakilan dari Daihatsu memuji tindakan mereka. “Kami selalu mengajarkan untuk membantu siapa pun yang mengalami kesulitan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka bergerak cepat dan kami sangat menghargai itu,” ujarnya.

Sc : kyotonp.co.jp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News