Menu

Dark Mode
Girl Group Philosophy no Dance Akan Mengakhiri Aktivitas dengan Konser Terakhir pada Juni Bahasa Jepang yang Sering Disalahartikan Orang Indonesia Manga Firefly Wedding Tamat, Akan Hadir Cerita Spinoff Mulai Februari Jumlah Penumpang dari Bandara Osaka ke China Anjlok Hampir 50 Persen Saat Libur Tahun Baru Budaya Tepat Waktu di Jepang: Mengapa Terlambat 1 Menit Bisa Dianggap Serius Jepang Naikkan Peringatan Perjalanan ke Iran di Tengah Aksi Penindakan Demonstrasi

TRAVEL

Mengungkap Keajaiban Shitenno-ji: Kuil Tertua yang Harus Kamu Kunjungi di Osaka!

badge-check


					Mengungkap Keajaiban Shitenno-ji: Kuil Tertua yang Harus Kamu Kunjungi di Osaka! Perbesar

Shitenno-ji, kuil tertua di Jepang, terletak di Osaka dan memiliki sejarah yang kaya serta arsitektur yang menawan. Didirikan pada tahun 593 M oleh Pangeran Shotoku, kuil ini tidak hanya merupakan tempat ibadah tetapi juga simbol dari perkembangan agama Buddha di Jepang. Mari kita telusuri lebih dalam tentang keindahan dan signifikansi Shitenno-ji.


Sejarah Shitenno-ji

Kuil ini didirikan untuk menghormati empat dewa pelindung Buddha, yaitu dewa-dewa yang dikenal sebagai Shitenno (Empat Raja Surgawi). Pangeran Shotoku, yang sangat berpengaruh dalam penyebaran ajaran Buddha, berperan penting dalam pendirian kuil ini. Selama berabad-abad, Shitenno-ji telah mengalami berbagai perbaikan dan pemugaran, terutama setelah kebakaran yang menghancurkan banyak bangunan pada periode Edo.


Arsitektur Kuil

Shitenno-ji memiliki desain yang mencerminkan gaya arsitektur Buddhist yang khas. Kompleks kuil ini terdiri dari beberapa bangunan, termasuk:

  • Gerbang Utama (Nandaimon): Gerbang megah ini menjadi pintu masuk utama ke kompleks kuil, dihiasi dengan patung-patung dewa pelindung.
  • Pagoda Lima Lantai (Goju-no-to): Pagoda ini adalah struktur yang paling dikenal dan menjadi simbol Shitenno-ji. Tingginya sekitar 30 meter dan dibangun dengan teknik tradisional yang sangat menakjubkan.
  • Hondo (Bangsal Utama): Tempat ibadah yang menyimpan patung-patung Buddha dan digunakan untuk upacara keagamaan.
  • Taman dan Kolam: Lingkungan sekitar kuil yang tenang dan indah, sempurna untuk meditasi dan refleksi.

Pengalaman Berkunjung

Saat berkunjung ke Shitenno-ji, Anda akan merasakan suasana damai yang sulit ditemukan di tempat lain. Banyak pengunjung datang untuk berdoa, melakukan upacara, atau hanya sekadar menikmati keindahan alam dan arsitektur.

Harga Tiket Masuk: Anda hanya perlu membayar ¥300 (sekitar Rp 40.000) untuk mengakses area utama kuil.

Cara Akses: Shitenno-ji terletak tidak jauh dari Stasiun Tennoji. Dari stasiun, Anda bisa berjalan kaki sekitar 15 menit atau menggunakan bus lokal.


Tips Berkunjung

  1. Waktu Terbaik untuk Berkunjung: Waktu terbaik untuk mengunjungi Shitenno-ji adalah pada musim semi saat bunga sakura mekar atau musim gugur ketika daun berubah warna.
  2. Jaga Kesopanan: Sebagai tempat suci, penting untuk menghormati norma dan etika saat berada di kuil, termasuk berpakaian sopan dan berbicara dengan suara pelan.
  3. Jelajahi Sekitar: Jangan lupa untuk menjelajahi area sekitar kuil yang penuh dengan kedai kopi dan toko souvenir yang menjual barang-barang unik.

 

Shitenno-ji adalah lebih dari sekadar kuil; ia adalah bagian dari sejarah dan budaya Jepang yang harus dijelajahi. Dengan arsitektur yang menakjubkan dan suasana yang damai, kunjungan ke Shitenno-ji adalah pengalaman yang tidak boleh Anda lewatkan saat berada di Osaka. Nikmati perjalanan spiritual dan keindahan sejarah di salah satu kuil tertua di Jepang ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perbedaan Risiko Traveling Musim Dingin di Tokyo vs Hokkaido

12 January 2026 - 17:30 WIB

Jaket Tebal vs Layering: Mana yang Lebih Efektif di Jepang?

26 December 2025 - 18:30 WIB

Dua Tahun Bertahan, Immersive Fort Tokyo Akhiri Operasionalnya Februari Mendatang

26 December 2025 - 10:10 WIB

Desa Konoha Hadir di Prancis, Wahana Bertema Naruto Akan Dibuka 2026

23 December 2025 - 14:30 WIB

Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang?

19 December 2025 - 09:24 WIB

Trending on TRAVEL