Menu

Dark Mode
Trailer Film Live-Action “Street Fighter” Rilis, Jason Momoa Jadi Blanka! Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

News

Meski Hidup Sulit, Tenaga Kerja Asing Pilih Bertahan di Jepang: Apakah Negeri Ini Bisa Jadi Rumah bagi Mereka?

badge-check


					Meski Hidup Sulit, Tenaga Kerja Asing Pilih Bertahan di Jepang: Apakah Negeri Ini Bisa Jadi Rumah bagi Mereka? Perbesar

Populasi tenaga kerja asing di Jepang terus meningkat, mencapai 2,74% dari total populasi. Jepang kini mengandalkan tenaga kerja asing untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja, namun banyak dari mereka menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan budaya serta lingkungan kerja yang keras.

 

Contohnya, Tran The Vinh, seorang pekerja Vietnam, memulai kariernya di Jepang sebagai trainee, menghadapi upah rendah dan biaya tinggi untuk agen penyalur, namun tetap bertahan demi kehidupan yang lebih baik. Meski awalnya sulit, ia akhirnya menemukan lingkungan kerja yang lebih baik setelah menempuh pendidikan di Jepang.

 

Pemerintah Jepang juga memperkenalkan visa “specified skills” pada 2019 dan mengupayakan reformasi program pelatihan teknis yang memungkinkan lebih banyak pekerja asing tanpa keahlian untuk bekerja mulai 2027. Jumlah warga asing di Jepang meningkat pesat, khususnya dari Vietnam, yang banyak di antaranya berusia 20-an hingga 30-an tahun, bahkan sudah membangun keluarga di Jepang.

 

Meski ada upaya untuk menyediakan layanan dalam banyak bahasa, bantuan masih kurang, sehingga banyak tenaga kerja asing merasa terisolasi. Dukungan seperti yang diberikan oleh Asosiasi Vietnam di Kitakyushu, yang didirikan oleh Ta Minh Thu, menawarkan bantuan bahasa dan layanan konseling. Namun, kebutuhan akan layanan yang lebih menyeluruh tetap ada agar warga asing dapat hidup setara dengan penduduk Jepang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News