Menu

Dark Mode
Bukan Sebagai Penguasa, Apa Fungsi Kaisar Jepang Sekarang Kalau Bukan Ngatur Negara? Mayat Perempuan Ditemukan Tersembunyi di Dalam Dinding Bar di Hokkaido, Operasional Tetap Berjalan Manga Baru Bertema Tukar Tubuh “Kae Dama” Akan Diluncurkan Januari Ini Girl Group Philosophy no Dance Akan Mengakhiri Aktivitas dengan Konser Terakhir pada Juni Bahasa Jepang yang Sering Disalahartikan Orang Indonesia Manga Firefly Wedding Tamat, Akan Hadir Cerita Spinoff Mulai Februari

TRAVEL

Museum Baru Gunpla Dibuka di Shizuoka, Pusat Model Plastik Jepang

badge-check


					Museum Baru Gunpla Dibuka di Shizuoka, Pusat Model Plastik Jepang Perbesar

Gunpla, atau Gundam plastic model, telah memikat penggemar di seluruh dunia dengan lebih dari 800 juta kit terjual hingga kini. Pada 2 September lalu, Bandai meresmikan museum interaktif terbaru yang berada di dalam pabrik barunya, Bandai Hobby Center Plamo Design Industrial Institute (BHC PDII) di Kota Shizuoka, pusat produksi Gunpla di Jepang.

Shizuoka sendiri memang dikenal sebagai “kota model plastik”, rumah bagi Bandai sekaligus produsen lain seperti Tamiya, yang mendunia lewat Mini 4WD dan mobil radio kontrol. Kedua perusahaan ini bersama-sama menyumbang 80% dari total pengiriman model plastik Jepang. Untuk menegaskan status tersebut, Shizuoka bahkan memasang monumen berbentuk runner—rangka tempat menempel potongan model—di stasiun kereta dan spot wisata, yang kini populer sebagai lokasi foto unik.

Di pintu masuk museum baru, pengunjung langsung disambut replika model kit Gundam berukuran asli. Bagian kepala saja memiliki lebar 14 meter dan tinggi 3,5 meter, menjadi daya tarik utama bagi para penggemar.

Di dalam museum, pengunjung dapat menelusuri proses produksi model plastik secara menyeluruh. Mulai dari teknologi cetakan multiwarna khas Bandai yang bisa mencetak empat warna sekaligus dalam satu runner, hingga arsip desain langka berupa gambar rancangan, cetak biru, dan cetakan logam.

Bagian paling menarik ada di Laboratory Area, tempat pengunjung bisa mencoba sendiri menjadi desainer model plastik lewat Plamo Designer Test. Peserta memilih warna dan bagian, lalu melewati proses perancangan hingga pembuatan paket. Hasil karya dinilai dengan skala lima poin, dan bisa dibawa pulang bersama suvenir berupa stiker desain kotak serta runner hasil demonstrasi mesin cetak.

Selain Gundam, keluarga juga bisa mendesain karakter lain seperti Plannosaurus dan Rishetta, sehingga cocok untuk semua usia.

Museum ini sekaligus menjadi jalur tur pabrik, dengan panel kaca yang memungkinkan pengunjung menyaksikan mesin cetak injeksi empat warna dan kereta pengangkut di langit-langit yang sedang beroperasi. Dengan fasilitas baru ini, Bandai mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 35% lebih banyak dibanding pabrik sebelumnya.

Presiden Bandai Spirits, Hiroshi Sakakibara, mengatakan:
“Dengan BHC PDII, kami tidak hanya ingin mengatasi kelangkaan Gunpla di seluruh dunia, tetapi juga membagikan budaya model plastik dari Shizuoka ke seluruh dunia.”

Tur dan pengalaman hanya tersedia dengan reservasi, berdurasi sekitar 90 menit. Pameran serta Plamo Designer Test sudah tersedia dalam bahasa Inggris, meski saat ini reservasi masih terbatas untuk penduduk Jepang. Bandai berencana membuka akses bagi pengunjung internasional di masa mendatang, dan informasi terbaru bisa dipantau melalui situs resmi.

Sc ; bandai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perbedaan Risiko Traveling Musim Dingin di Tokyo vs Hokkaido

12 January 2026 - 17:30 WIB

Jaket Tebal vs Layering: Mana yang Lebih Efektif di Jepang?

26 December 2025 - 18:30 WIB

Dua Tahun Bertahan, Immersive Fort Tokyo Akhiri Operasionalnya Februari Mendatang

26 December 2025 - 10:10 WIB

Desa Konoha Hadir di Prancis, Wahana Bertema Naruto Akan Dibuka 2026

23 December 2025 - 14:30 WIB

Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang?

19 December 2025 - 09:24 WIB

Trending on TRAVEL