Menu

Dark Mode
Kaiji Kembali! Film Live-Action Baru Resmi Tayang Januari 2027 Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Resmi Dapat Adaptasi Anime, Tayang Tahun Depan Jepang Catat Hari “Panas Ekstrem” Pertama, Suhu Tembus 40°C dan Tewaskan Tiga Orang Kanada Resmi Bergabung sebagai Pengamat Proyek Jet Tempur Generasi Baru Jepang Manga Sakamoto Days Resmi Masuk Arc Klimaks, Pertarungan Terakhir Dimulai! LEGO One Piece Resmi Hadir! Spesial Animasi Tayang di Netflix September Ini

TRAVEL

Panduan Pakai Koin Logam Jepang: Jangan Bingung Sama Yen Recehan!

badge-check


					Panduan Pakai Koin Logam Jepang: Jangan Bingung Sama Yen Recehan! Perbesar

Kalau pertama kali ke Jepang, kamu pasti akan sering menemukan banyak koin logam di dompet. Mulai dari yang kecil banget seperti ¥1 sampai yang terasa berat seperti ¥500. Buat yang belum terbiasa, koin-koin ini bisa bikin bingung — nilainya beda-beda, dan gak semua bisa dipakai di mesin otomatis.

Yuk, kenalan dulu sama koin Jepang biar gak salah kasih kembalian atau malah buang koin penting!


💰 Jenis-Jenis Koin Jepang

🪙 ¥1 — Ringan Banget, Hampir Gak Berasa


🪙 ¥5 — Koin “Pembawa Hoki”

  • Ciri khas: Ada lubangnya di tengah

  • Gak ada angka Latin, cuma kanji 五円

  • Biasa dianggap membawa keberuntungan (sering dipakai saat berdoa di kuil)

  • Bisa dipakai di toko dan konbini

  • Tips: Bisa jadi oleh-oleh kecil yang unik


🪙 ¥10 — Warna Tembaga, Serupa Uang Rp500 Kuno

  • Tidak berlubang

  • Cukup umum digunakan untuk belanja kecil atau bayar vending machine

  • Cocok buat bayar toilet berbayar atau loker koin (coin locker)


🪙 ¥50 — Koin dengan Lubang, Tapi Jarang Ditemui

  • Nilainya setara sekitar Rp5.000

  • Jarang diberikan sebagai kembalian, tapi bisa dipakai di mesin tiket dan vending machine

  • Tips: Cocok buat bayar biaya kecil di stasiun (misalnya beli tiket kereta lokal)


🪙 ¥100 — Si Serbaguna

  • Paling sering dipakai, setara sekitar Rp10.000

  • Bisa dipakai buat:

    • Beli minuman di vending machine

    • Beli makanan ringan di konbini

    • Bayar coin laundry

    • Gunakan di arcade atau purikura (photo booth)

  • Tips: Selalu simpan beberapa koin ini di saku atau pouch kecil!


🪙 ¥500 — Koin Paling Bernilai (dan Berat)

  • Nilai tinggi, setara Rp50.000-an

  • Bisa digunakan di vending machine, coin locker besar, laundry

  • Kadang digunakan untuk bayar makan di restoran cepat saji

  • Tips: Waspada jangan sampai hilang — ini receh tapi receh mahal!


🎯 Tips Menggunakan Koin di Jepang

✅ Bawa Dompet Koin Kecil

Biar gak berantakan, sediakan coin pouch khusus. Banyak dijual di Daiso atau konbini.

✅ Perhatikan Mesin Otomatis

Gak semua vending machine terima koin ¥1 atau ¥5. Biasanya koin yang diterima: ¥10, ¥50, ¥100, ¥500.

✅ Gunakan di Coin Locker & Laundry

Beberapa coin locker atau laundry hanya bisa pakai koin, terutama yang lebih tua. Pastikan bawa ¥100 atau ¥500 secukupnya.

✅ Uang Koin Juga Bisa Dipakai Bayar di Kasir

Jangan malu bayar pakai receh, selama kamu cepat dan sopan. Kasir di Jepang terbiasa kok!


🤓 Fakta Menarik

  • Jepang tidak mencetak koin baru setiap tahun kecuali diperlukan. Jadi kamu bisa saja menemukan koin dari era Showa!

  • Koin ¥5 disebut “go-en”, yang juga berarti “hubungan baik” — makanya dianggap koin hoki saat ke kuil.

Koin Jepang itu bukan cuma recehan, tapi bagian penting dari transaksi sehari-hari. Dari vending machine sampai bayar kuil, semuanya butuh koin. Jadi, jangan bingung lagi ya — kenali, simpan, dan pakai dengan cermat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokyo Disney Resort Resmi Naikkan Harga Tiket Mulai Oktober

14 July 2026 - 18:18 WIB

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Jepang Luncurkan Kereta Khusus Turis Asing Bisa Nikmati View Gunung Fuji Sepanjang Perjalanan

19 March 2026 - 13:19 WIB

Kesalahan Umum Saat Ganti Jalur Kereta di Jepang

12 March 2026 - 17:30 WIB

Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden

3 March 2026 - 10:10 WIB

Trending on TRAVEL