Menu

Dark Mode
Cosplay Detective Conan Dilarang di Sejumlah Event China Kenapa Rasa Malu Lebih Kuat daripada Hukuman Bagi Orang Jepang Kosakata Jepang untuk Proses Check-out Gaji Riil Pekerja Jepang Terus Turun Sepanjang 2025, Inflasi Jadi Ujian Awal Pemerintahan Sanae Takaichi Film Live-Action BLUELOCK Ungkap Pemeran Baru, Tayang di Jepang Agustus 2026 Manga Ladies on Top Diadaptasi Live-Action, Angkat Romansa dengan Peran Gender Terbalik

News

Pegawai Hello Work di Tokyo Ketahuan Buat Identitas Palsu Demi Naikkan Angka Penempatan Kerja; Pemerintah Jepang Lakukan Investigasi Nasional

badge-check


					Pegawai Hello Work di Tokyo Ketahuan Buat Identitas Palsu Demi Naikkan Angka Penempatan Kerja; Pemerintah Jepang Lakukan Investigasi Nasional Perbesar

Menteri Ketenagakerjaan Jepang mengatakan pada Selasa bahwa pemerintah telah memulai investigasi nasional setelah seorang pegawai pusat layanan ketenagakerjaan publik (Hello Work) di Tokyo kedapatan berpura-pura menjadi pencari kerja untuk diduga menaikkan target penempatan kerja kantor tersebut.

Pegawai Hello Work di distrik Sumida, Tokyo, itu mengajukan lamaran ke sembilan perusahaan menggunakan identitas palsu dan berhasil mendapatkan empat tawaran kerja. Setiap dari 544 kantor Hello Work memang memiliki target penempatan kerja masing-masing.

Kenichiro Ueno, Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, menyatakan dalam konferensi pers bahwa penyelidikan nasional ini akan memeriksa apakah ada pelanggaran serupa di seluruh kantor Hello Work. Ia menekankan perlunya disiplin ketat serta pengelolaan target penempatan yang benar, dan memastikan tindakan tegas akan diambil setelah investigasi selesai.

Pegawai tersebut diketahui telah mendaftarkan dua identitas palsu sebagai pencari kerja dan memperkenalkan “pelamar fiktif” itu ke perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan.

Menurut kementerian, pegawai itu kemudian menolak empat tawaran kerja tersebut. Kasus ini terungkap pada musim gugur ketika pegawai itu menggunakan nama aslinya dalam sebuah wawancara, sehingga perusahaan melihat adanya perbedaan dengan dokumen lamaran.

Kementerian telah meminta maaf kepada sembilan perusahaan yang terlibat. Mereka menjelaskan bahwa penempatan kerja yang ditolak sebenarnya tidak dihitung dalam statistik resmi, namun apabila kantor Hello Work tidak mengetahui adanya pembatalan, angka tersebut bisa saja tetap tercatat. Hingga Oktober, empat penempatan fiktif terkait pegawai itu masih tercantum di statistik.

Kantor-kantor Hello Work di bawah Biro Tenaga Kerja Tokyo mendapat arahan khusus apabila pencapaian mereka turun di bawah 95 persen dari target bulanan.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cosplay Detective Conan Dilarang di Sejumlah Event China

10 February 2026 - 19:10 WIB

Gaji Riil Pekerja Jepang Terus Turun Sepanjang 2025, Inflasi Jadi Ujian Awal Pemerintahan Sanae Takaichi

10 February 2026 - 17:10 WIB

Cat Rambut hingga Sneakers: Perusahaan Jepang Mulai Longgarkan Aturan Penampilan Demi Bertahan di Era Kekurangan Tenaga Kerja

10 February 2026 - 12:10 WIB

Valentine di Jepang Kian Sepi? Semakin Banyak Perempuan Pilih Tak Beli Cokelat karena Harga Makin Mahal

10 February 2026 - 10:10 WIB

Toyota Ganti CEO Secara Mengejutkan di Tengah Gejolak Industri Otomotif Global

9 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News