Menu

Dark Mode
Pelajar SMA 15 Tahun di Jepang Ditangkap, Diduga Gunakan ChatGPT untuk Serang Layanan Streaming Anime Anime Suikoden Ungkap Trailer Baru, Lagu Opening, dan Tambah Pemeran Jelang Tayang Oktober Film Anime Baru Sword Art Online Berjudul Integral Domain Resmi Diumumkan, Tayang pada 2028 China Hentikan Ekspor Mineral Strategis ke Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik WNI Berusia 20 Tahun Tewas Ditusuk di Jepang, Pelaku Diduga Tewas Tertabrak Kereta Usai Melarikan Diri Dua WNI Jadi Anggota Damkar Warga Asing Pertama di Kota Hasami, Jepang

News

Pelajar SMA 15 Tahun di Jepang Ditangkap, Diduga Gunakan ChatGPT untuk Serang Layanan Streaming Anime

badge-check


					Pelajar SMA 15 Tahun di Jepang Ditangkap, Diduga Gunakan ChatGPT untuk Serang Layanan Streaming Anime Perbesar

Seorang pelajar SMA berusia 15 tahun di Prefektur Saitama, Jepang, ditangkap atas dugaan melancarkan serangan siber terhadap layanan streaming anime Bandai Channel pada tahun lalu. Serangan tersebut menyebabkan lebih dari 46.000 akun langganan dibatalkan secara tidak sah.

Polisi menangkap remaja tersebut pada Sabtu. Ia diduga menggunakan program yang dibuat dengan bantuan chatbot AI generatif ChatGPT untuk menyerang sistem milik Bandai Namco Filmworks, operator Bandai Channel.

Menurut polisi, antara pukul 17.00 hingga 20.45 pada 4 November, pelaku mengirimkan data palsu ke server perusahaan. Aksi itu menyebabkan 46.812 akun pelanggan dibatalkan tanpa izin.

Akibat serangan tersebut, layanan Bandai Channel mengalami gangguan pada 6 November. Perusahaan baru dapat memulihkan layanan sepenuhnya pada Desember setelah menyelesaikan perbaikan sistem, kemudian melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.

Polisi menduga pelaku menemukan celah keamanan pada sistem perusahaan dan memanfaatkannya untuk memperoleh informasi akun secara ilegal.

Dalam pemeriksaan, pelajar tersebut mengakui perbuatannya. Ia mengatakan mulai belajar komputer sejak duduk di kelas 4 sekolah dasar dan mempelajari semuanya secara otodidak.

“Saya kebetulan bisa mengakses informasi tersebut dan tidak memiliki dendam terhadap perusahaan,” ujarnya kepada penyidik.

Sebelumnya, pada 13 Juni, polisi juga sempat menangkap pelajar yang sama atas dugaan akses ilegal karena diduga masuk ke layanan Bandai Channel menggunakan informasi akun milik 15 orang yang diperoleh secara tidak sah. Penanganan kasus tersebut kemudian sempat ditangguhkan sebelum penyelidikan berlanjut.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

China Hentikan Ekspor Mineral Strategis ke Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik

7 July 2026 - 11:10 WIB

WNI Berusia 20 Tahun Tewas Ditusuk di Jepang, Pelaku Diduga Tewas Tertabrak Kereta Usai Melarikan Diri

7 July 2026 - 10:10 WIB

Dua WNI Jadi Anggota Damkar Warga Asing Pertama di Kota Hasami, Jepang

7 July 2026 - 08:22 WIB

Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan

6 July 2026 - 12:10 WIB

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Gandakan Anggaran Industri Konten Jadi 100 Miliar Yen, Fokus Anime, Game, dan Musik

6 July 2026 - 10:10 WIB

Trending on News