Menu ✖

Dark Mode
Patung Rathalos dan Lagiacrus Monster Hunter Berukuran Asli Bakal Hadir di Mal Jepang Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime, Tayang Musim Panas 2027 Jepang Resmi Bentuk Badan Baru untuk Tangani Bencana dan Kurangi Risiko Kerusakan Game Attack on Titan 3 Rilis Desember 2026, Hadirkan Cerita Anime dari Awal hingga Akhir Istana Kekaisaran Jepang Buka Pusat Wisata Baru, Ada Kafe Pertama dan Dek Observasi di Atap

News

Pemerintah Jepang Bantah Tuduhan Presiden AS Donald Trump Soal Kebijakan Sengaja Menurunkan Nilai Tukar Yen

badge-check


					Pemerintah Jepang Bantah Tuduhan Presiden AS Donald Trump Soal Kebijakan Sengaja Menurunkan Nilai Tukar Yen Perbesar

Menteri Keuangan Jepang, Katsunobu Kato, membantah tuduhan Presiden AS Donald Trump bahwa Jepang sengaja melemahkan yen. Kato menegaskan bahwa intervensi mata uang yang dilakukan pada 2022 dan 2023 bertujuan untuk mengoreksi depresiasi yen yang berlebihan, bukan sebagai manipulasi. Jepang juga tetap berkomitmen terhadap prinsip-prinsip Kelompok Tujuh (G7) dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi mendukung pernyataan Kato, menegaskan bahwa Jepang tidak menerapkan kebijakan yen lemah. Perdana Menteri Shigeru Ishiba, setelah pertemuan dengan AS, juga berjanji untuk tetap berkoordinasi erat dengan otoritas keuangan AS terkait isu mata uang. Tuduhan Trump memengaruhi pasar valuta asing, dengan yen menguat pada 4 Maret 2025 hingga mencapai 148 yen per dolar AS.

Ketegangan perdagangan antara AS dan Jepang kembali meningkat, seiring dengan kritik Trump terhadap kebijakan ekonomi Jepang, termasuk dugaan manipulasi mata uang. Namun, Kato menegaskan Jepang tetap mematuhi aturan perdagangan internasional dan tidak akan melakukan tindakan yang merusak sistem perdagangan global.

Pernyataan Jepang mencerminkan upaya mempertahankan hubungan baik dengan AS, sambil menegaskan bahwa kebijakan mata uang mereka bertujuan menjaga stabilitas pasar. Ketegangan perdagangan ini berpotensi berdampak negatif pada ekonomi global, sehingga diperlukan dialog dan kerja sama antara kedua negara untuk menyelesaikan perbedaan mereka.

Sc ; mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi

3 November 2026 - 13:10 WIB

Jepang Resmi Bentuk Badan Baru untuk Tangani Bencana dan Kurangi Risiko Kerusakan

3 November 2026 - 10:10 WIB

Istana Kekaisaran Jepang Buka Pusat Wisata Baru, Ada Kafe Pertama dan Dek Observasi di Atap

2 November 2026 - 13:10 WIB

Bandara Narita Jepang Berencana Satukan 3 Terminal Jadi Satu Mulai 2030-an

2 November 2026 - 13:10 WIB

1 WNI Dilaporkan Tewas Terseret Ombak Saat Memancing di Pantai Ibaraki, Jepang

2 November 2026 - 11:10 WIB

Trending on News