Menu

Dark Mode
Onimusha: Way of the Sword Akan Rilis September, Demo Sudah Bisa Dicoba Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

News

Penjualan Smartphone Bekas di Jepang Diprediksi Capai Rekor Tertinggi di Tahun Fiskal 2024

badge-check


					Penjualan Smartphone Bekas di Jepang Diprediksi Capai Rekor Tertinggi di Tahun Fiskal 2024 Perbesar

Penjualan smartphone bekas di Jepang diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi pada tahun fiskal 2024, seiring dengan meningkatnya harga perangkat baru yang mendorong konsumen beralih ke opsi yang lebih terjangkau, menurut sebuah perusahaan riset yang berbasis di Tokyo.

MM Research Institute Ltd. memperkirakan penjualan smartphone bekas akan meningkat sebesar 15,5 persen dari tahun sebelumnya menjadi 3,15 juta unit, menandai rekor tertinggi untuk tahun keenam berturut-turut. Peningkatan ini juga didorong oleh pembelian dari pengunjung asing.

Perusahaan riset tersebut memperkirakan penjualan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan, mungkin mencapai 4,38 juta unit pada tahun fiskal 2028, akibat tingginya harga perangkat baru karena depresiasi yen dan biaya material yang lebih tinggi.

Meskipun model smartphone baru, termasuk iPhone terbaru dari Apple Inc. yang dirilis pada bulan September, menarik perhatian, banyak konsumen yang merasa kesulitan untuk mengeluarkan uang mereka, kata Hideaki Yokota, wakil presiden MM Research.

“Orang-orang semakin nyaman dengan produk bekas, karena smartphone bekas dapat digunakan tanpa kendala,” ujar Yokota.

Pengunjung dari China dan negara lain juga berkontribusi terhadap peningkatan penjualan, dengan banyak yang membeli iPhone bekas dalam kondisi baik, menurut perusahaan riset tersebut.

Menunjukkan popularitasnya, pangsa smartphone bekas dalam total penjualan smartphone di Jepang diperkirakan akan meningkat dari 9,7 persen pada tahun fiskal 2023 menjadi 10,8 persen pada tahun fiskal ini.

Belong Inc., yang mengkhususkan diri dalam penjualan smartphone bekas, menyatakan bahwa permintaan dari perusahaan juga meningkat, karena perangkat digital kini digunakan untuk manajemen inventaris di restoran dan untuk catatan medis elektronik di sektor kesehatan.

Untuk mendukung pasar smartphone bekas, panel ahli dari kementerian komunikasi mengusulkan pada bulan September bahwa penyedia layanan telekomunikasi pada dasarnya dilarang membatasi penggunaan perangkat tersebut karena tagihan yang belum dibayar oleh pemilik sebelumnya.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

3 June 2026 - 12:10 WIB

Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

3 June 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

2 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on News