Menu

Dark Mode
Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi Manga Leviathan Bakal Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Tayang 2027

Bahasa Jepang

Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang

badge-check


					Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang Perbesar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan setelah salah menyebut Jepang sebagai “Republik Islam Jepang” saat berbicara mengenai konflik antara Amerika Serikat dan Iran dalam sebuah pertemuan NATO di Ankara.

Saat menjelaskan alasan operasi militer AS di Timur Tengah, Trump bermaksud merujuk pada Republik Islam Iran. Namun, ia justru mengucapkan “Islamic Republic of Japan” ketika membahas dugaan serangan terhadap kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan karena mengandung beberapa kekeliruan mendasar.

Pertama, Jepang bukan negara republik, melainkan monarki konstitusional yang dipimpin Kaisar sebagai kepala negara simbolis.

Kedua, Jepang bukan negara Islam dan tidak menjadikan agama tertentu sebagai dasar negara.

Ketiga, Jepang merupakan sekutu dekat Amerika Serikat, sehingga tidak memiliki keterkaitan dengan konflik yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.

Banyak pihak menilai Trump kemungkinan hanya keliru menyebut nama negara dan bermaksud mengatakan Iran. Namun, kesalahan tersebut tetap menarik perhatian karena menyangkut isu geopolitik yang sensitif.

Media dan warganet di Jepang pun ramai membahas insiden ini. Mayoritas komentar bernada heran dan menganggap kekeliruan tersebut sebagai kesalahan yang cukup mencolok, mengingat Trump sedang membahas negara yang menjadi pihak dalam konflik.

Insiden ini juga mengingatkan publik pada sejumlah salah ucap Trump sebelumnya, termasuk ketika ia pernah keliru menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebagai “Presiden Putin” dalam kesempatan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Akan Membentuk Panel Ahli untuk Tinjau Aturan Penerimaan Warga Asing

27 July 2026 - 19:32 WIB

Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang

16 July 2026 - 14:04 WIB

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir

4 July 2026 - 09:11 WIB

Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus

2 June 2026 - 10:10 WIB

Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini

30 May 2026 - 17:10 WIB

Trending on Bahasa Jepang