Menu

Dark Mode
JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026 Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

Bahasa Jepang

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir

badge-check

Perusahaan taksi besar Jepang, Daiichi Koutsu Sangyo Co., mulai mengoperasikan taksi mini berbahan bakar gas pertama di negara itu setelah pemerintah mencabut seluruh pembatasan terhadap penggunaan kendaraan tersebut sebagai taksi pada bulan lalu.

Dua unit taksi mini mulai beroperasi pada Jumat di Kota Kitakyushu, Prefektur Fukuoka. Perusahaan menargetkan layanan ini akan diperluas ke 16 prefektur lainnya sekitar musim panas tahun ini.

Daiichi Koutsu berharap kendaraan berukuran kecil yang lebih mudah dikendarai ini dapat menarik lebih banyak pengemudi sekaligus mempermudah layanan transportasi bagi masyarakat, terutama untuk keperluan berbelanja dan pergi ke rumah sakit di daerah yang memiliki akses transportasi terbatas.

“Kami bisa menjemput pelanggan tepat di depan rumah mereka, bahkan di jalan-jalan sempit,” kata pengemudi taksi, Saori Yamamoto (42). Menurutnya, ukuran kendaraan yang ringkas membuat taksi lebih mudah bermanuver di jalan sempit.

Sebelumnya, taksi mini di Jepang hanya diizinkan untuk layanan kesejahteraan sosial atau menggunakan kendaraan listrik. Namun, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang mengeluarkan aturan baru pada 1 Juni yang mencabut pembatasan tersebut setelah adanya permintaan dari industri taksi yang tengah menghadapi kekurangan pengemudi.

Taksi mini ini pada dasarnya dapat mengangkut hingga tiga penumpang, dengan tarif yang sama seperti taksi reguler. Selain itu, kendaraan mini juga dinilai lebih menguntungkan bagi operator karena biaya pembelian dan perawatannya lebih rendah.

Presiden Daiichi Koutsu Sangyo, Ryoichiro Tanaka, mengatakan misi perusahaannya adalah menghilangkan daerah-daerah yang minim akses transportasi.

“Mobil mini kini sudah jauh lebih berkembang. Pelanggan dapat menggunakannya dengan nyaman tanpa merasa berbeda dengan taksi biasa,” ujarnya.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang

16 July 2026 - 14:04 WIB

Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang

10 July 2026 - 14:38 WIB

Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus

2 June 2026 - 10:10 WIB

Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini

30 May 2026 - 17:10 WIB

Dua Karateka Indonesia Raih Prestasi di Turnamen Internasional Jepang

8 May 2026 - 10:05 WIB

Trending on Bahasa Jepang