Menu

Dark Mode
Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030 Drama “Tengu no Daidokoro” Dapat Season 3, Hadir dengan Cerita Original Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat Anime Baru Cardfight!! Vanguard Siap Tayang 2027, Rayakan Anniversary ke-15! Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

News

PM Baru Jepang Diharapkan Bawa Dampak Baik Lewat Kebijakan Baru Peserta Magang Asing

badge-check


					PM Baru Jepang Diharapkan Bawa Dampak Baik Lewat Kebijakan Baru Peserta Magang Asing Perbesar

Dengan terpilihnya Shigeru Ishiba sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru, harapan muncul untuk perubahan positif dalam kebijakan program pemagangan asing di negara ini.

Jepang selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan utama bagi pekerja magang asing yang ingin meningkatkan keterampilan mereka sambil bekerja. Namun, beberapa masalah telah muncul, termasuk tingginya angka pekerja magang yang hilang dari tempat kerja.

Berdasarkan data yang dirangkum dari Badan Imigrasi dan Manajemen Tinggal Jepang, jumlah pekerja magang asing yang hilang dari tempat kerja mencapai lebih dari 9.700 orang tahun lalu, angka tertinggi sepanjang masa.

Kondisi ini menunjukkan perlunya revamp dalam kebijakan yang ada, terutama mengingat prinsip bahwa “penempatan ulang” ke tempat kerja yang berbeda tidak diizinkan kecuali dalam keadaan yang tidak dapat dihindari. Faktor ini menjadi salah satu pemicu hilangnya pekerja magang, yang sering kali terkait dengan masalah di tempat kerja.

Dengan kepemimpinan Ishiba, diharapkan akan ada penyesuaian dalam pendekatan pemerintah terhadap masalah ini. Dalam upayanya untuk memastikan kesejahteraan pekerja asing, perluasan definisi “keadaan yang tidak dapat dihindari” harus diperjelas. Jika pekerja mengalami kekerasan atau pelecehan, penting bagi mereka untuk memiliki opsi untuk berpindah ke tempat kerja lain tanpa takut kehilangan status mereka.

Kepemimpinan Shigeru Ishiba sangat diharapkan bisa mengedepankan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan pekerja magang asing. Ini adalah langkah penting untuk mendukung keberagaman dan meningkatkan reputasi Jepang sebagai tujuan yang bersahabat bagi para pekerja asing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

14 April 2026 - 19:37 WIB

Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik

14 April 2026 - 16:10 WIB

Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

14 April 2026 - 14:10 WIB

Tren Side Job di Jepang Meningkat, Tak Lagi Sekadar Cari Tambahan Uang

14 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on News