Menu

Dark Mode
Onimusha: Way of the Sword Akan Rilis September, Demo Sudah Bisa Dicoba Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

News

PM Baru Jepang Diharapkan Bawa Dampak Baik Lewat Kebijakan Baru Peserta Magang Asing

badge-check


					PM Baru Jepang Diharapkan Bawa Dampak Baik Lewat Kebijakan Baru Peserta Magang Asing Perbesar

Dengan terpilihnya Shigeru Ishiba sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru, harapan muncul untuk perubahan positif dalam kebijakan program pemagangan asing di negara ini.

Jepang selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan utama bagi pekerja magang asing yang ingin meningkatkan keterampilan mereka sambil bekerja. Namun, beberapa masalah telah muncul, termasuk tingginya angka pekerja magang yang hilang dari tempat kerja.

Berdasarkan data yang dirangkum dari Badan Imigrasi dan Manajemen Tinggal Jepang, jumlah pekerja magang asing yang hilang dari tempat kerja mencapai lebih dari 9.700 orang tahun lalu, angka tertinggi sepanjang masa.

Kondisi ini menunjukkan perlunya revamp dalam kebijakan yang ada, terutama mengingat prinsip bahwa “penempatan ulang” ke tempat kerja yang berbeda tidak diizinkan kecuali dalam keadaan yang tidak dapat dihindari. Faktor ini menjadi salah satu pemicu hilangnya pekerja magang, yang sering kali terkait dengan masalah di tempat kerja.

Dengan kepemimpinan Ishiba, diharapkan akan ada penyesuaian dalam pendekatan pemerintah terhadap masalah ini. Dalam upayanya untuk memastikan kesejahteraan pekerja asing, perluasan definisi “keadaan yang tidak dapat dihindari” harus diperjelas. Jika pekerja mengalami kekerasan atau pelecehan, penting bagi mereka untuk memiliki opsi untuk berpindah ke tempat kerja lain tanpa takut kehilangan status mereka.

Kepemimpinan Shigeru Ishiba sangat diharapkan bisa mengedepankan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan pekerja magang asing. Ini adalah langkah penting untuk mendukung keberagaman dan meningkatkan reputasi Jepang sebagai tujuan yang bersahabat bagi para pekerja asing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

3 June 2026 - 12:10 WIB

Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

3 June 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

2 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on News