Menu

Dark Mode
ANA Turunkan Fuel Surcharge Penerbangan Jepang–Eropa & Amerika hingga ¥10.000 Crunchyroll Amankan Hak Distribusi Film Baru Makoto Shinkai, Judulnya Masih Dirahasiakan Google Buka Toko Resmi Pertama di Luar AS, Lokasinya di Tokyo Mulai Hari Ini, Jepang Bisa Penjarakan Pelaku Penodaan Bendera Nasional hingga 2 Tahun Sony & TSMC Investasi Rp77 Triliun untuk Produksi Sensor Kamera Generasi Baru di Kumamoto BYD Racco, Kei Car Listrik China yang Dibuat Khusus untuk Pasar Jepang, Tembus Penjualan 1000 Unit dalam 2 Minggu

News

PM Jepang Shigeru Ishiba Pertimbangkan Kunjungan ke Korea Selatan Januari Mendatang untuk Dialog Diplomatik

badge-check


					PM Jepang Shigeru Ishiba Pertimbangkan Kunjungan ke Korea Selatan Januari Mendatang untuk Dialog Diplomatik Perbesar

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba sedang mempertimbangkan kunjungan ke Korea Selatan awal Januari untuk berdialog dengan Presiden Yoon Suk Yeol, menurut sumber diplomatik pada Kamis.

Rencana kunjungan ini merupakan bagian dari “shuttle diplomacy” atau kunjungan rutin yang dilanjutkan kembali antara Tokyo dan Seoul pada tahun 2023 menjelang peringatan 60 tahun normalisasi hubungan kedua negara tahun depan.

Sejak menjabat pada 1 Oktober, Ishiba telah dua kali mengadakan pertemuan langsung dengan Yoon di sela-sela konferensi internasional. Keduanya sepakat mempererat kerja sama bilateral dan trilateral yang melibatkan Amerika Serikat.

Pada November lalu, kedua pemimpin menyatakan “keprihatinan serius” atas aktivitas nuklir dan peluncuran rudal Korea Utara, serta kerja sama militer negara itu dengan Rusia, termasuk pengerahan pasukan Pyongyang untuk membantu perang Moskow di Ukraina.

Hubungan yang Sempat Memburuk Kini Membaik

Hubungan Jepang-Korea Selatan sempat memburuk ke titik terendah dalam beberapa dekade akibat isu kompensasi untuk pekerja paksa selama masa kolonial Jepang di Semenanjung Korea (1910-1945), serta masalah sejarah dan teritorial lainnya.

Namun, hubungan mulai membaik setelah Yoon, yang menjabat pada 2022, mengumumkan solusi atas isu pekerja paksa tahun lalu di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan bersama, seperti ancaman Korea Utara dan Tiongkok.

Pada Maret 2023, Yoon mengadakan pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Jepang saat itu, Fumio Kishida, menjadikannya pemimpin Korea Selatan pertama yang mengunjungi Jepang dalam hampir empat tahun.

Kontroversi Acara Peringatan di Pulau Sado

Kunjungan Ishiba yang direncanakan ini berlangsung setelah pejabat Korea Selatan absen dalam acara peringatan di Pulau Sado pada Minggu lalu. Acara tersebut mengenang korban Jepang dan Korea yang bekerja di kompleks tambang emas dan perak yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO pada Juli.

Awalnya, Korea Selatan keberatan dengan penetapan tambang tersebut sebagai situs Warisan Dunia, karena kaitannya dengan pekerja paksa masa perang. Namun, kemudian setuju setelah Jepang berjanji mengadakan acara peringatan tahunan.

Mengenai ketidakhadiran di acara hari Minggu, Korea Selatan mengatakan bahwa isi acara tidak mencapai tingkat yang disepakati kedua negara.

Pada Selasa, para menteri luar negeri kedua negara bertemu dan menegaskan kerja sama untuk mencegah isu tersebut mengganggu hubungan diplomatik.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

ANA Turunkan Fuel Surcharge Penerbangan Jepang–Eropa & Amerika hingga ¥10.000

13 August 2026 - 17:10 WIB

Google Buka Toko Resmi Pertama di Luar AS, Lokasinya di Tokyo

13 August 2026 - 13:34 WIB

Mulai Hari Ini, Jepang Bisa Penjarakan Pelaku Penodaan Bendera Nasional hingga 2 Tahun

13 August 2026 - 10:10 WIB

Sony & TSMC Investasi Rp77 Triliun untuk Produksi Sensor Kamera Generasi Baru di Kumamoto

13 August 2026 - 06:39 WIB

BYD Racco, Kei Car Listrik China yang Dibuat Khusus untuk Pasar Jepang, Tembus Penjualan 1000 Unit dalam 2 Minggu

12 August 2026 - 11:10 WIB

Trending on News