Menu

Dark Mode
SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027 Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

News

PM Sanae Takaichi dan Presiden Trump Sepakat Perkuat Aliansi Jepang-AS dan Kerja Sama Ekonomi

badge-check


					PM Sanae Takaichi dan Presiden Trump Sepakat Perkuat Aliansi Jepang-AS dan Kerja Sama Ekonomi Perbesar

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sepakat untuk memperkuat kapasitas pencegahan dan respons militer aliansi Jepang-AS, serta memperdalam kerja sama ekonomi strategis dalam pertemuan tingkat tinggi pertama mereka di Tokyo, Selasa (waktu setempat).

Dalam konferensi pers setelah pertemuan, Takaichi, yang baru seminggu menjabat dan menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang, menegaskan komitmennya untuk membangun bersama Trump “era keemasan baru” dalam hubungan bilateral kedua negara.

“Saya yakin bisa membawa aliansi Jepang-AS ke tingkat yang lebih tinggi bersama Presiden Trump,” ujar Takaichi.

Keduanya juga menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, menyindir meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok, serta menegaskan kembali peran AS dalam upaya denuklirisasi Korea Utara.

Dalam pernyataan resmi pemerintah Jepang, kedua pemimpin menolak segala upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan kekuatan atau paksaan, serta berkomitmen memperkuat kerja sama multilateral dengan negara-negara sehaluan seperti Korea Selatan, Filipina, Australia, dan India.

Selain isu keamanan, keduanya menandatangani dokumen kerja sama pengamanan pasokan mineral penting, termasuk logam tanah jarang, untuk memperkuat keamanan ekonomi, dan menyepakati implementasi perjanjian dagang baru yang dicapai pada Juli lalu.

Takaichi juga berupaya membangun hubungan personal dengan Trump seperti mendiang mantan PM Shinzo Abe, yang dikenal memiliki kedekatan pribadi dengan Trump. Ia bahkan memuji pencapaian Trump dalam menciptakan perdamaian di Timur Tengah dan Asia Tenggara, dan menyatakan akan merekomendasikan Trump untuk Nobel Perdamaian, menurut juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt.

Trump membalas dengan menyebut Takaichi sebagai “teman baru yang luar biasa,” dan mengatakan,

“Saya selalu menghormati Jepang. Ini akan menjadi hubungan yang lebih kuat dari sebelumnya.”

Trump juga menegaskan komitmen AS terhadap isu penculikan warga Jepang oleh Korea Utara pada 1970–1980-an, saat ia bertemu keluarga korban bersama Takaichi.

Takaichi, yang dikenal berhaluan konservatif dan keras dalam isu keamanan, menegaskan Jepang berkomitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga 2% dari PDB pada Maret, dua tahun lebih cepat dari target awal 2027.

Usai pertemuan di Tokyo, Takaichi dan Trump terbang dengan helikopter Marine One ke kapal induk George Washington di pangkalan angkatan laut AS di Yokosuka, di mana keduanya menyampaikan pidato bersama di hadapan personel militer.

Trump memuji Jepang sebagai mitra penting, sementara Takaichi menegaskan bahwa negaranya siap berkontribusi lebih aktif untuk perdamaian dan stabilitas regional.

Selain keamanan, kedua pihak juga menyoroti rivalitas ekonomi dengan Tiongkok, terutama terkait tarif tinggi AS dan kontrol ekspor logam tanah jarang oleh Beijing.

Perjanjian dagang yang disepakati mencakup komitmen Jepang untuk menginvestasikan 550 miliar dolar AS di industri strategis AS, termasuk semikonduktor, mineral penting, dan pembuatan kapal. Sebagai imbalannya, Trump menurunkan tarif mobil Jepang dari 27,5% menjadi 15%.

Dalam jamuan makan siang kerja, menu yang disajikan mencampurkan bahan Amerika seperti beras dan daging sapi dengan bumbu Jepang — simbol kolaborasi ekonomi kedua negara.

Trump juga bertemu dengan para pemimpin bisnis Jepang seperti CEO SoftBank Group Masayoshi Son sebelum melanjutkan kunjungan ke Korea Selatan, di mana ia dijadwalkan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Kamis mendatang.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan

25 August 2026 - 13:31 WIB

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Trending on News