Menu

Dark Mode
Anime Pendek Rilakkuma Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Ajak Penonton Keliling Dunia! Jepang Tumbangkan Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026 Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali 131 Orang Ikut Ujian Sertifikasi Ninja di Jepang, Peserta Termuda Berusia 9 Tahun! Trailer Baru Ranma ½ Season 3 Dirilis, Tayang Oktober 2026 di Netflix MAPPA Rilis Teaser Baru Chainsaw Man: Assassins Arc, Tatsuya Yoshihara Kembali Jadi Sutradara

News

PM Sanae Takaichi dan Presiden Xi Jinping Akan Gelar Pertemuan Pertama di Korea Selatan

badge-check


					PM Sanae Takaichi dan Presiden Xi Jinping Akan Gelar Pertemuan Pertama di Korea Selatan Perbesar

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Tiongkok Xi Jinping dijadwalkan mengadakan pertemuan tatap muka pertama mereka pada Jumat sore di Korea Selatan, demikian diumumkan pemerintah Jepang.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela KTT APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) selama dua hari yang dimulai pada Jumat di kota Gyeongju, Korea Selatan.

Ini akan menjadi pertemuan perdana antara kedua pemimpin sejak Takaichi resmi menjabat sebagai perdana menteri Jepang pekan lalu. Dalam pertemuan tersebut, keduanya diperkirakan akan menegaskan kembali komitmen untuk membangun hubungan “strategis dan saling menguntungkan” serta menjaga hubungan yang “konstruktif dan stabil.”

Namun, pertemuan ini digelar di tengah sikap hati-hati Beijing terhadap Takaichi, yang dikenal memiliki pandangan keras terhadap Tiongkok.

Hubungan kedua negara telah lama tegang karena perselisihan sejarah, klaim teritorial, dan isu keamanan, termasuk masuknya kapal penjaga pantai Tiongkok ke wilayah laut Jepang di sekitar Kepulauan Senkaku (disebut Diaoyu oleh Tiongkok).

Menjelang pertemuan, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memperingatkan Menlu Jepang Toshimitsu Motegi dalam pembicaraan telepon pada Selasa bahwa isu sejarah dan Taiwan merupakan “fondasi hubungan bilateral serta kepercayaan dasar antara kedua negara.”

Menariknya, berbeda dari kebiasaan sebelumnya, Presiden Xi belum mengirimkan pesan ucapan selamat kepada Takaichi, meski ia melakukannya kepada tiga perdana menteri Jepang terdahulu, termasuk Shigeru Ishiba, yang digantikan Takaichi — sebuah sinyal kehati-hatian diplomatik dari Beijing.

Dalam pertemuan ini, Takaichi diperkirakan akan menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya aktivitas kapal Tiongkok di sekitar Senkaku, serta menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Selain itu, ia juga kemungkinan akan meminta pembebasan warga negara Jepang yang ditahan di Tiongkok dengan tuduhan spionase.

Takaichi, yang dikenal sebagai konservatif garis keras dan protégé dari mendiang mantan PM Shinzo Abe, kerap disebut nasionalis sayap kanan oleh media Tiongkok. Abe sendiri tewas dalam insiden penembakan pada 2022.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Tumbangkan Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026

22 June 2026 - 13:10 WIB

131 Orang Ikut Ujian Sertifikasi Ninja di Jepang, Peserta Termuda Berusia 9 Tahun!

22 June 2026 - 07:13 WIB

Jepang Mulai Reklamasi Laut Okinawa untuk Relokasi Pangkalan Militer AS yang Kontroversial

20 June 2026 - 12:10 WIB

Layanan Tokaido Shinkansen Dihentikan Setelah Seseorang Masuk ke Jalur Rel di Hamamatsu

20 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Naikkan Biaya Visa Single Entry hingga 5 Kali Lipat Mulai Juli 2026

20 June 2026 - 06:54 WIB

Trending on News