Menu

Dark Mode
Jepang Mulai Reklamasi Laut Okinawa untuk Relokasi Pangkalan Militer AS yang Kontroversial Layanan Tokaido Shinkansen Dihentikan Setelah Seseorang Masuk ke Jalur Rel di Hamamatsu Jepang Naikkan Biaya Visa Single Entry hingga 5 Kali Lipat Mulai Juli 2026 Kebakaran di SD Tokyo, 10 Orang Terluka dan Ratusan Siswa Dievakuasi Shinkansen Bertema Disney Mulai Beroperasi, Rayakan HUT ke-25 Tokyo DisneySea Sunrise Rayakan 50 Tahun dengan Proyek Besar dan Anime Pendek Baru Bertema Masa Depan

News

Jepang Mulai Reklamasi Laut Okinawa untuk Relokasi Pangkalan Militer AS yang Kontroversial

badge-check


					Jepang Mulai Reklamasi Laut Okinawa untuk Relokasi Pangkalan Militer AS yang Kontroversial Perbesar

Pemerintah Jepang pada Rabu mulai melakukan pekerjaan reklamasi di perairan Okinawa sebagai bagian dari proyek relokasi pangkalan militer Amerika Serikat yang telah tertunda selama bertahun-tahun.

Pekerjaan tersebut dilakukan di Teluk Oura, dekat kawasan Henoko di Kota Nago, lokasi yang direncanakan menjadi tempat baru bagi pangkalan udara Korps Marinir AS, yaitu Marine Corps Air Station Futenma. Pangkalan itu saat ini berada di Kota Ginowan yang padat penduduk.

Rencana pemindahan ini berasal dari kesepakatan Jepang dan Amerika Serikat pada tahun 1996 yang bertujuan mengurangi risiko keselamatan akibat keberadaan pangkalan militer di tengah kawasan perkotaan.

Namun proyek tersebut terus mendapat penolakan dari banyak warga Okinawa dan Gubernur Okinawa, Denny Tamaki. Mereka berpendapat pangkalan tersebut seharusnya dipindahkan ke luar Okinawa, bukan hanya dipindahkan ke lokasi lain di prefektur yang sama.

Selama bertahun-tahun, sebagian warga Okinawa mengeluhkan kebisingan, pencemaran lingkungan, hingga berbagai kasus kriminal yang melibatkan personel militer Amerika Serikat.

Pekerjaan reklamasi di bagian selatan Henoko sendiri telah dimulai sejak 2018 dan sebagian besar sudah selesai. Namun pembangunan di Teluk Oura menghadapi tantangan yang lebih besar karena kondisi dasar laut yang lunak sehingga memerlukan penguatan skala besar sebelum konstruksi dapat dilanjutkan.

Area yang mulai direklamasi pada Rabu ini merupakan bagian yang tidak memerlukan penguatan dasar laut tersebut.

Pemerintah Jepang memperkirakan proyek relokasi akan selesai sekitar tahun 2033. Meski demikian, proses pemindahan seluruh fasilitas kemungkinan masih membutuhkan beberapa tahun tambahan setelah konstruksi selesai.

Okinawa hingga kini menampung sebagian besar fasilitas militer Amerika Serikat di Jepang. Sekitar 50.000 tentara AS ditempatkan di Jepang berdasarkan perjanjian keamanan bilateral yang telah berlaku sejak berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945.

Sc : AA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Layanan Tokaido Shinkansen Dihentikan Setelah Seseorang Masuk ke Jalur Rel di Hamamatsu

20 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Naikkan Biaya Visa Single Entry hingga 5 Kali Lipat Mulai Juli 2026

20 June 2026 - 06:54 WIB

Kebakaran di SD Tokyo, 10 Orang Terluka dan Ratusan Siswa Dievakuasi

19 June 2026 - 14:50 WIB

Shinkansen Bertema Disney Mulai Beroperasi, Rayakan HUT ke-25 Tokyo DisneySea

19 June 2026 - 13:56 WIB

Naik Shinkansen Pakai Ruang Privat? Mulai Oktober, Tarifnya Mulai dari 42.100 Yen

18 June 2026 - 14:10 WIB

Trending on News