Menu

Dark Mode
Pengguna LINE di Jepang Tembus 100 Juta, Hampir 15 Tahun Sejak Diluncurkan Manga “The Sado Life of Rosé the Witch” Resmi Diangkat Jadi Anime TV Fans Merapat! Franchise Evangelion Umumkan Series Anime Terbaru Jepang Siapkan Aturan Imigrasi Baru: Maskapai Wajib Tolak Penumpang Tanpa Izin Mulai 2028 Kebakaran Rumah di Timur Tokyo, Tiga Jenazah Ditemukan, Dua Anak Masih Hilang 20 Orang Terjebak di Lift Tokyo Skytree Lebih dari 5 Jam, Menara Ditutup Sementara

News

Rekor Baru! 36,8 Juta Wisatawan Kunjungi Jepang pada 2024, Kyoto Jadi Sorotan Overtourism

badge-check


					Rekor Baru! 36,8 Juta Wisatawan Kunjungi Jepang pada 2024, Kyoto Jadi Sorotan Overtourism Perbesar

Jepang kembali mencatat sejarah dengan jumlah wisatawan tertinggi sepanjang masa, mencapai 36,8 juta kunjungan pada tahun 2024, melampaui rekor 32 juta wisatawan pada 2019, menurut data Japan National Tourism Organization (JNTO).

Daya tarik Jepang kian meningkat berkat yen yang lemah, membuat perjalanan dan pengalaman unik, seperti mencicipi ramen hingga membeli pisau dapur khas Jepang, lebih terjangkau bagi wisatawan internasional.

Naomi Mano, presiden perusahaan hospitality Luxurique, mengatakan bahwa Jepang sudah lama menjadi destinasi impian bagi banyak orang. “Saat ini adalah waktu terbaik karena Jepang seperti sedang diskon 30 persen,” katanya.

Kyoto dan Masalah Overtourism

Namun, lonjakan wisatawan membawa tantangan baru, terutama di destinasi populer seperti Kyoto. Kota yang dikenal dengan kuil Buddha, geisha, dan pemandangan tradisional ini menghadapi keluhan dari warga lokal.

Beberapa masalah yang sering disoroti:

  • Wisatawan yang mengganggu geisha demi foto.
  • Sampah dan kemacetan lalu lintas di area wisata.

Sebagai langkah solusi, Kyoto mengumumkan rencana menaikkan pajak penginapan untuk menciptakan pariwisata yang lebih berkelanjutan dan memuaskan bagi semua pihak.

Meski jumlah wisatawan meningkat pesat, Jepang masih kalah jauh dari Prancis, yang menyambut 100 juta turis pada 2023. Namun, masalah overtourism Jepang lebih terasa karena kunjungan wisata terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka, yang mencatat peningkatan kunjungan hingga dua kali lipat sejak 2019.

Untuk mencapai target 60 juta wisatawan pada 2030, pemerintah Jepang mulai mempromosikan wilayah-wilayah yang kurang dikenal dengan meningkatkan aksesibilitas, menyediakan lebih banyak informasi, dan memperluas kegiatan wisata di daerah pedesaan.

Pariwisata kini menjadi sektor terbesar kedua Jepang setelah ekspor kendaraan. Dengan strategi promosi yang tepat, Jepang diharapkan dapat mengatasi tantangan overtourism sambil terus memikat wisatawan global.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siapkan Aturan Imigrasi Baru: Maskapai Wajib Tolak Penumpang Tanpa Izin Mulai 2028

24 February 2026 - 11:10 WIB

Kebakaran Rumah di Timur Tokyo, Tiga Jenazah Ditemukan, Dua Anak Masih Hilang

24 February 2026 - 10:10 WIB

20 Orang Terjebak di Lift Tokyo Skytree Lebih dari 5 Jam, Menara Ditutup Sementara

24 February 2026 - 06:24 WIB

23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

23 February 2026 - 14:10 WIB

Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran

23 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News