Sebagian wilayah Jepang dilanda salju lebat pada hari Rabu, dengan Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan agar masyarakat waspada terhadap gangguan lalu lintas dan transportasi umum. Intensitas salju diperkirakan akan meningkat dari wilayah utara hingga barat Jepang hingga akhir pekan.
Menurut JMA, wilayah pesisir Samudra Pasifik yang jarang mengalami salju berpotensi diguyur hujan salju cukup lebat, sementara daerah pesisir Laut Jepang akan mengalami salju yang jauh lebih ekstrem pada hari Kamis. Kondisi cuaca ini berisiko menyebabkan gangguan besar pada aktivitas masyarakat.
Pemerintah Jepang pun mengimbau warga untuk menghindari perjalanan yang tidak mendesak. Beberapa ruas jalan tol utama, termasuk Meishin Expressway dan Hokuriku Expressway, diperkirakan akan ditutup sementara mulai Kamis sebagai langkah pencegahan.
Dari sektor transportasi kereta cepat, JR Central menyatakan bahwa jalur Tokaido Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dan Osaka berpotensi mengalami keterlambatan karena kereta akan dijalankan dengan kecepatan lebih rendah demi keselamatan.
Sementara itu, JR East mengumumkan bahwa penumpang kemungkinan akan menghadapi pembatalan layanan dan keterlambatan sepanjang hari di jalur Akita Shinkansen, serta penghentian sementara sejumlah jalur kereta lokal di wilayah timur laut Jepang. JR West juga menyatakan bahwa layanan kereta di sepanjang pesisir Laut Jepang dan beberapa wilayah lainnya akan dihentikan seharian penuh pada hari Kamis, mengantisipasi dampak salju lebat.
Dari sisi akumulasi salju, Kota Kanazawa di Prefektur Ishikawa mencatat 20 sentimeter salju hanya dalam enam jam hingga pukul 22.00 Rabu malam. Sementara itu, Kota Hikone di Prefektur Shiga, yang berada di sekitar Danau Biwa, mengalami 25 sentimeter salju dalam kurun enam jam hingga pukul 04.00 Kamis pagi.
JMA secara khusus meminta kewaspadaan tinggi terhadap gangguan lalu lintas besar di wilayah Kaga utara, Prefektur Ishikawa, serta wilayah timur Prefektur Shiga.
Dalam prakiraan 24 jam hingga pukul 18.00 Kamis, curah salju diperkirakan bisa mencapai 100 sentimeter di wilayah Hokuriku (Jepang tengah), 90 sentimeter di wilayah Chugoku (Jepang barat), dan 70 sentimeter di wilayah Tohoku (Jepang timur laut).
Wilayah Hokkaido di utara Jepang serta kawasan Kanto-Koshinetsu termasuk Tokyo diperkirakan akan menerima hingga 50 sentimeter salju, sementara wilayah Tokai di Jepang tengah diprediksi mengalami sekitar 40 sentimeter.
Otoritas cuaca menegaskan bahwa kondisi ini dapat menyebabkan kemacetan parah, penghentian layanan transportasi, serta risiko kecelakaan, sehingga masyarakat diminta terus memantau informasi terbaru dan mengutamakan keselamatan.
Sc : JT








