Menu

Dark Mode
Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan Pemerintah Jepang Pertimbangkan Gandakan Anggaran Industri Konten Jadi 100 Miliar Yen, Fokus Anime, Game, dan Musik Anime Digimon BEATBREAK Masuki Arc Baru “Kyō Arc”, Karakter Baru Disuarakan Shinichirō Miki Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir

News

Seorang Kepala Desa di Ciamis Mengundurkan Diri demi Kembali Kerja ke Jepang

badge-check


					Seorang Kepala Desa di Ciamis Mengundurkan Diri demi Kembali Kerja ke Jepang Perbesar

Seorang kepala desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengundurkan diri  dengan alasan yang tidak biasa. Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, Dodi Romdani, memilih mundur dari jabatannya untuk kembali bekerja di Jepang sebagai pekerja migran Indonesia (PMI). Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Hukum Setda Ciamis, Deden Nurhadana, yang menyatakan bahwa Dodi Romdani sebelumnya pernah bekerja di Jepang dan dipanggil kembali oleh perusahaan lamanya.

“Iya benar pada tahun 2024, kita memproses adanya satu kepala desa di Desa Sukamulya kecamatan Purwadadi mengundurkan diri. Alasan kepala desa mengundurkan diri karena akan bekerja kembali di Jepang ,”ungkapnya, Senin (10/2/2025).

Deden menjelaskan bahwa Dodi Romdani telah berkonsultasi terkait pengunduran dirinya sebelum memutuskan untuk kembali ke Jepang. Kepala desa tersebut baru menjabat satu periode, dan masa jabatannya seharusnya masih berlangsung dua tahun lagi setelah adanya perpanjangan masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi delapan tahun.

“Dodi Romdani Kepala desa Sukamulya memang pernah bekerja di Jepang. Tempat pekerjaannya dulu memanggilnya kembali untuk berangkat ke Jepang,” ungkapnya.

Deden juga menambahkan bahwa tidak mengherankan jika banyak warga Ciamis Selatan, termasuk wilayah Lakbok, Purwadadi, dan Pamarican, bekerja di luar negeri. Hal ini karena wilayah tersebut dekat dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) di Kabupaten Cilacap, yang memudahkan akses untuk bekerja di luar negeri.

Sc : harapanrakyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan

6 July 2026 - 12:10 WIB

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Gandakan Anggaran Industri Konten Jadi 100 Miliar Yen, Fokus Anime, Game, dan Musik

6 July 2026 - 10:10 WIB

Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun

4 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat

4 July 2026 - 07:03 WIB

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Trending on News