Menu

Dark Mode
Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030 Drama “Tengu no Daidokoro” Dapat Season 3, Hadir dengan Cerita Original Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat Anime Baru Cardfight!! Vanguard Siap Tayang 2027, Rayakan Anniversary ke-15! Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

News

Seorang Pria Ditangkap karena Membunuh Kelinci di Pulau Okunoshima Jepang

badge-check


					Seorang Pria Ditangkap karena Membunuh Kelinci di Pulau Okunoshima Jepang Perbesar

Polisi di Jepang menangkap seorang pria berusia 25 tahun, Riku Hotta, setelah ia tertangkap basah menendang seekor kelinci hingga mati di Okunoshima, sebuah pulau terkenal di Prefektur Hiroshima yang juga disebut Usagijima (Pulau Kelinci).

Okunoshima, yang dihuni sekitar 500 kelinci liar, adalah destinasi wisata populer berkat daya tarik kelinci-kelincinya yang ramah. Kelinci di pulau ini sangat terbiasa dengan manusia, karena pengunjung sering memberi mereka camilan khusus yang dijual di pulau tersebut. Namun, sejak akhir November 2024 hingga Januari 2025, total 77 kelinci ditemukan mati dengan cedera yang tidak wajar, seperti tulang patah dan luka fatal lainnya.

Hotta, seorang pekerja kantoran asal Kota Otsu di Prefektur Shiga, dilaporkan bepergian dari tempat tinggalnya yang jauh untuk melakukan aksi keji tersebut. Dia ditangkap pada 21 Januari, setelah seorang saksi melihatnya menendang seekor kelinci di jalur pejalan kaki. Kelinci itu mati tak lama kemudian.

Kasus ini menjadi semakin mengerikan karena kematian kelinci sebelumnya di pulau itu terjadi dalam tiga periode: akhir November, pertengahan Desember, dan awal Januari. Polisi kini menyelidiki apakah Hotta terlibat dalam serangkaian kematian tersebut, mengingat ia tidak perlu menjadi penduduk lokal untuk melakukannya, mengingat sifat pulau itu sebagai tempat wisata.

Hotta kini menghadapi dakwaan atas pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Hewan Jepang, yang melarang perlakuan kejam terhadap hewan. Tindakan brutalnya juga memanfaatkan kepercayaan kelinci terhadap manusia, membuat insiden ini semakin memilukan.

Okunoshima, yang dikenal sebagai tempat yang damai dan penuh keceriaan, kini tengah dirundung kesedihan atas tragedi ini. Pemerintah dan komunitas setempat berharap langkah hukum yang tegas dapat mencegah insiden serupa di masa depan.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

14 April 2026 - 19:37 WIB

Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik

14 April 2026 - 16:10 WIB

Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

14 April 2026 - 14:10 WIB

Tren Side Job di Jepang Meningkat, Tak Lagi Sekadar Cari Tambahan Uang

14 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on News