Menu ✖

Dark Mode
ANA Luncurkan Pesawat Bertema Chiikawa, Terbang Perdana ke Nagasaki Pemerintah Jepang Akan Izinkan Sopir Taksi dan Bus Mengusir Penumpang yang Bersikap Kasar Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual di Festival Jepang Jepang Siapkan Bantuan 30.000 Yen bagi 20 Juta Pekerja Berpenghasilan Rendah Jumlah Warga Asing di Jepang Tembus Rekor 4,28 Juta Orang Hingga Akhir Juni 2026 Bandai Namco Umumkan Game Mobile Gundam Blitz Order, Hadir dengan Sistem Idle RPG

News

Sindikat Kriminal Orang Vietnam di Jepang Terbongkar! Lokasi Penyimpanan Barang Curian Digerebek Polisi

badge-check


					Sindikat Kriminal Orang Vietnam di Jepang Terbongkar! Lokasi Penyimpanan Barang Curian Digerebek Polisi Perbesar

Polisi Jepang menggerebek empat lokasi di Chiba, Saitama, dan Osaka pada 27 November yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan barang hasil pencurian oleh kelompok sindikat asal Vietnam.

Investigasi mengungkap bahwa pemimpin kelompok ini di Vietnam merekrut orang melalui media sosial untuk melakukan aksi pencurian besar-besaran di toko obat dan berbagai toko lainnya di Jepang. Kelompok ini dikenal sebagai tokuryu — istilah untuk organisasi kriminal dengan koneksi anonim dan fleksibel yang melibatkan orang Vietnam di Jepang dan luar negeri.

Lokasi yang digerebek termasuk bekas restoran Vietnam di Sakado, Prefektur Saitama, sebuah rumah di Yachiyo, Prefektur Chiba, dan sebuah kantor perusahaan di Osaka.

Menurut keterangan empat warga Vietnam yang ditangkap atas dugaan pencurian, lokasi-lokasi tersebut digunakan untuk menyimpan barang curian sebelum dikirim ke Vietnam. Barang-barang tersebut diduga dibawa ke Bandara Narita sebagai bagasi kabin untuk dijual kembali di Vietnam.

Kelompok ini diyakini dikendalikan oleh dua orang, seorang pria dan wanita. Salah satu pelaku, seorang wanita berusia 20-an, sebelumnya telah dideportasi karena keterlibatannya dalam kasus pencurian serupa.

Para pelaku direkrut melalui media sosial untuk pekerjaan gelap dan diarahkan melalui aplikasi komunikasi Zalo. Di antara mereka, beberapa adalah mantan pekerja magang teknik yang tinggal di Jepang.

Data Badan Kepolisian Nasional Jepang menunjukkan bahwa pada tahun 2023, terdapat 2.202 kasus pencurian oleh pengunjung asing. Dari jumlah tersebut, 1.217 kasus melibatkan warga Vietnam, yang mencakup lebih dari separuh total kasus. Polisi menduga masih ada beberapa kelompok pencuri Vietnam lainnya yang beroperasi di Jepang, mencuri produk dari toko obat, toko pakaian, dan bisnis lainnya.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

ANA Luncurkan Pesawat Bertema Chiikawa, Terbang Perdana ke Nagasaki

19 October 2026 - 16:10 WIB

Pemerintah Jepang Akan Izinkan Sopir Taksi dan Bus Mengusir Penumpang yang Bersikap Kasar

19 October 2026 - 12:10 WIB

Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual di Festival Jepang

19 October 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Bantuan 30.000 Yen bagi 20 Juta Pekerja Berpenghasilan Rendah

19 October 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Warga Asing di Jepang Tembus Rekor 4,28 Juta Orang Hingga Akhir Juni 2026

17 October 2026 - 14:36 WIB

Trending on News