Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

News

Tak Lagi Nomor 1, Paspor Jepang Disalip Singapura dan Korea Selatan Sebagai Paspor Terkuat Dunia

badge-check


					Tak Lagi Nomor 1, Paspor Jepang Disalip Singapura dan Korea Selatan Sebagai Paspor Terkuat Dunia Perbesar

Paspor Jepang tidak lagi menduduki posisi terkuat di dunia sesuai indeks terbaru Henley & Partners untuk tahun 2025. Sebelumnya Jepang telah lama bertengger di posisi pertama, kini posisinya digeser oleh Singapura.

Menurut data resmi Henley Passport Index, paspor Singapura menjadi yang paling kuat secara global dengan akses bebas visa atau visa-on-arrival ke 193 negara dan wilayah. Jepang bersama Korea Selatan sama-sama berada di posisi kedua, dengan akses ke 190 tujuan tanpa perlu mengurus visa terlebih dahulu sedangkan Jepang di peringkat ke 3 edngan 189 negara tanpa perlu mengurus visa.

Mengapa Jepang turun ke posisi kedua?

Beberapa faktor yang diperhatikan analisis adalah:

  • Mobilitas global semakin kompetitif, dengan banyak negara memperluas akses bebas visa dan memperkuat hubungan diplomatik.

  • Posisi Jepang sebelumnya sebagai pemimpin selama beberapa tahun membuat negara tersebut “tersaingi” oleh negara-negara yang agresif meningkatkan akses visa bagi warganya.

  • Meskipun akses bebas visa Jepang tetap sangat tinggi, pergeseran kecil dalam angka dan kebijakan relatif negara lain sudah cukup membuat peringkat berubah.

Bagi warga Jepang, meskipun peringkatnya telah turun, paspor mereka masih tetap sangat kuat secara global  akses ke sekitar 190 negara menjadikannya salah satu paling bebas bepergian di dunia. Namun turunnya posisi menunjukkan bahwa Jepang tidak bisa berpuas diri dan perlu terus menjaga serta memperkuat diplomasi dan kebijakan visa agar tetap kompetitif.

Bagi pemerintah, angka ini menjadi pengingat bahwa kekuatan paspor bukan hanya soal sejarah atau reputasi saja, tapi dinamika hubungan antarnegara, perjanjian visa, serta respon terhadap perubahan global memainkan peran besar.

Pergeseran posisi paspor Jepang dari nomor satu ke nomor dua menandakan perubahan lanskap mobilitas global. Meskipun demikian, paspor Jepang masih berada di tingkat elite dunia tetapi negara ini kini harus menyikapi bahwa dominasi dalam hal “kebebasan berpergian internasional”.

Sc : henleyglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News