Menu

Dark Mode
Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

News

Tak Lagi Nomor 1, Paspor Jepang Disalip Singapura dan Korea Selatan Sebagai Paspor Terkuat Dunia

badge-check


					Tak Lagi Nomor 1, Paspor Jepang Disalip Singapura dan Korea Selatan Sebagai Paspor Terkuat Dunia Perbesar

Paspor Jepang tidak lagi menduduki posisi terkuat di dunia sesuai indeks terbaru Henley & Partners untuk tahun 2025. Sebelumnya Jepang telah lama bertengger di posisi pertama, kini posisinya digeser oleh Singapura.

Menurut data resmi Henley Passport Index, paspor Singapura menjadi yang paling kuat secara global dengan akses bebas visa atau visa-on-arrival ke 193 negara dan wilayah. Jepang bersama Korea Selatan sama-sama berada di posisi kedua, dengan akses ke 190 tujuan tanpa perlu mengurus visa terlebih dahulu sedangkan Jepang di peringkat ke 3 edngan 189 negara tanpa perlu mengurus visa.

Mengapa Jepang turun ke posisi kedua?

Beberapa faktor yang diperhatikan analisis adalah:

  • Mobilitas global semakin kompetitif, dengan banyak negara memperluas akses bebas visa dan memperkuat hubungan diplomatik.

  • Posisi Jepang sebelumnya sebagai pemimpin selama beberapa tahun membuat negara tersebut “tersaingi” oleh negara-negara yang agresif meningkatkan akses visa bagi warganya.

  • Meskipun akses bebas visa Jepang tetap sangat tinggi, pergeseran kecil dalam angka dan kebijakan relatif negara lain sudah cukup membuat peringkat berubah.

Bagi warga Jepang, meskipun peringkatnya telah turun, paspor mereka masih tetap sangat kuat secara global  akses ke sekitar 190 negara menjadikannya salah satu paling bebas bepergian di dunia. Namun turunnya posisi menunjukkan bahwa Jepang tidak bisa berpuas diri dan perlu terus menjaga serta memperkuat diplomasi dan kebijakan visa agar tetap kompetitif.

Bagi pemerintah, angka ini menjadi pengingat bahwa kekuatan paspor bukan hanya soal sejarah atau reputasi saja, tapi dinamika hubungan antarnegara, perjanjian visa, serta respon terhadap perubahan global memainkan peran besar.

Pergeseran posisi paspor Jepang dari nomor satu ke nomor dua menandakan perubahan lanskap mobilitas global. Meskipun demikian, paspor Jepang masih berada di tingkat elite dunia tetapi negara ini kini harus menyikapi bahwa dominasi dalam hal “kebebasan berpergian internasional”.

Sc : henleyglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News