Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Terkena Serangan Siber, Sistem Maskapai JAL Lumpuh Bikin Penundaan dan Pembatalan Penerbangan

badge-check


					Terkena Serangan Siber,  Sistem Maskapai JAL Lumpuh Bikin Penundaan dan Pembatalan Penerbangan Perbesar

Jaringan Japan Airlines (JAL) terkena serangan siber pada Kamis pagi, mengakibatkan gangguan pada layanan bagasi dan penundaan penerbangan di awal musim liburan Tahun Baru. Layanan akhirnya dipulihkan pada sore hari.

Maskapai tersebut mengonfirmasi bahwa pelanggan dapat kembali membeli tiket untuk penerbangan domestik dan internasional setelah sempat dihentikan sementara. JAL menegaskan bahwa tidak ada kebocoran informasi pribadi maupun kerusakan yang disebabkan oleh virus komputer.

Masalah mulai terjadi sekitar pukul 07:25 pagi, menyebabkan lebih dari 60 penerbangan domestik dan internasional tertunda hingga empat jam, serta pembatalan dua penerbangan domestik. Penjualan tiket dihentikan sementara, namun reservasi sebelumnya tetap berlaku.

Sumber investigasi mengungkapkan bahwa JAL melaporkan kemungkinan menjadi korban serangan distributed denial-of-service (DDoS), di mana jaringan dibanjiri data dari berbagai sumber dalam waktu singkat. Sistem JAL berhasil dipulihkan pada pukul 14:00.

Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi menyatakan, “Melalui Kementerian Transportasi, kami telah meminta JAL untuk memperbaiki sistemnya secepat mungkin dan merespons pelanggan yang terdampak secara tepat.”

Maskapai lain seperti All Nippon Airways, Skymark Airlines, Solaseed Air, dan Star Flyer tidak mengalami serangan siber dan tetap beroperasi normal.

Di Bandara Haneda Tokyo, beberapa penumpang terlihat bertanya kepada staf dan memeriksa ponsel mereka dengan cemas. Namun, di Bandara Narita di Prefektur Chiba, tidak terjadi kebingungan yang signifikan.

“Saya bisa check-in dengan lancar. Saya sudah menantikan perjalanan akhir tahun ini, tetapi gangguan seperti ini tentu mengkhawatirkan,” ujar seorang pria berusia 30-an yang terbang dari Haneda ke Pulau Ishigaki di Prefektur Okinawa.

Sementara itu, seorang pria berusia 60-an yang hendak pulang ke Matsuyama, Prefektur Ehime, mengatakan, “Ini sungguh merepotkan di tengah periode sibuk akhir tahun.”

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News