Menu

Dark Mode
Bandara Toyama Ganti Nama Jadi “Toyama Takayama Sushi Airport”, Bidik Wisatawan Asing Jepang Resmi Daftarkan “Teh Jepang” sebagai Produk Indikasi Geografis, Lindungi dari Produk Tiruan Bandara Narita Bakal Perluas Landasan Pacu, Pemerintah Jepang Siap Tempuh Akuisisi Lahan Bos Perusahaan Pembongkaran di Jepang Ditangkap, Sengaja Mempekerjakan 2 WNI yang Overstay Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata

News

Terkena Serangan Siber, Sistem Maskapai JAL Lumpuh Bikin Penundaan dan Pembatalan Penerbangan

badge-check


					Terkena Serangan Siber,  Sistem Maskapai JAL Lumpuh Bikin Penundaan dan Pembatalan Penerbangan Perbesar

Jaringan Japan Airlines (JAL) terkena serangan siber pada Kamis pagi, mengakibatkan gangguan pada layanan bagasi dan penundaan penerbangan di awal musim liburan Tahun Baru. Layanan akhirnya dipulihkan pada sore hari.

Maskapai tersebut mengonfirmasi bahwa pelanggan dapat kembali membeli tiket untuk penerbangan domestik dan internasional setelah sempat dihentikan sementara. JAL menegaskan bahwa tidak ada kebocoran informasi pribadi maupun kerusakan yang disebabkan oleh virus komputer.

Masalah mulai terjadi sekitar pukul 07:25 pagi, menyebabkan lebih dari 60 penerbangan domestik dan internasional tertunda hingga empat jam, serta pembatalan dua penerbangan domestik. Penjualan tiket dihentikan sementara, namun reservasi sebelumnya tetap berlaku.

Sumber investigasi mengungkapkan bahwa JAL melaporkan kemungkinan menjadi korban serangan distributed denial-of-service (DDoS), di mana jaringan dibanjiri data dari berbagai sumber dalam waktu singkat. Sistem JAL berhasil dipulihkan pada pukul 14:00.

Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi menyatakan, “Melalui Kementerian Transportasi, kami telah meminta JAL untuk memperbaiki sistemnya secepat mungkin dan merespons pelanggan yang terdampak secara tepat.”

Maskapai lain seperti All Nippon Airways, Skymark Airlines, Solaseed Air, dan Star Flyer tidak mengalami serangan siber dan tetap beroperasi normal.

Di Bandara Haneda Tokyo, beberapa penumpang terlihat bertanya kepada staf dan memeriksa ponsel mereka dengan cemas. Namun, di Bandara Narita di Prefektur Chiba, tidak terjadi kebingungan yang signifikan.

“Saya bisa check-in dengan lancar. Saya sudah menantikan perjalanan akhir tahun ini, tetapi gangguan seperti ini tentu mengkhawatirkan,” ujar seorang pria berusia 30-an yang terbang dari Haneda ke Pulau Ishigaki di Prefektur Okinawa.

Sementara itu, seorang pria berusia 60-an yang hendak pulang ke Matsuyama, Prefektur Ehime, mengatakan, “Ini sungguh merepotkan di tengah periode sibuk akhir tahun.”

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bandara Toyama Ganti Nama Jadi “Toyama Takayama Sushi Airport”, Bidik Wisatawan Asing

11 July 2026 - 14:10 WIB

Jepang Resmi Daftarkan “Teh Jepang” sebagai Produk Indikasi Geografis, Lindungi dari Produk Tiruan

11 July 2026 - 13:10 WIB

Bandara Narita Bakal Perluas Landasan Pacu, Pemerintah Jepang Siap Tempuh Akuisisi Lahan

11 July 2026 - 11:10 WIB

Bos Perusahaan Pembongkaran di Jepang Ditangkap, Sengaja Mempekerjakan 2 WNI yang Overstay

11 July 2026 - 07:00 WIB

Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata

9 July 2026 - 15:10 WIB

Trending on News