Menu ✖

Dark Mode
Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

News

Tokyo Hentikan Sementara Layanan Helikopter Medis Darurat karena Kekurangan Mekanik

badge-check


					Tokyo Hentikan Sementara Layanan Helikopter Medis Darurat karena Kekurangan Mekanik Perbesar

Pemerintah Metropolitan Tokyo menghentikan sementara operasional helikopter medis darurat, yang dikenal sebagai doctor helicopter, sejak Kamis lalu akibat kekurangan staf. Penghentian ini berlangsung hingga Minggu, dan akan kembali dilakukan pada 24–26 Agustus mendatang.

Doctor helicopter atau doctor-heli digunakan untuk mengangkut pasien darurat ketika transportasi udara dinilai lebih cepat dan efisien dibanding ambulans darat.

Menurut Pemerintah Metropolitan Tokyo, program doctor helicopter dioperasikan bersama Rumah Sakit Universitas Kyorin, dengan pelaksanaan operasional pesawat diserahkan kepada Hirata Gakuen, lembaga pelatihan penerbangan berbasis di Kobe.

Hirata Gakuen tidak dapat menyediakan mekanik pada periode penghentian layanan kali ini karena beberapa mekanik meninggalkan pekerjaan secara bersamaan. Lembaga tersebut kini tengah merekrut staf baru dan menargetkan kembali beroperasi penuh mulai bulan depan.

Meski dapat digunakan di seluruh wilayah Tokyo, helikopter ini terutama dioperasikan di wilayah pegunungan Distrik Tama, Tokyo Barat, di mana perjalanan udara lebih praktis. Berdasarkan data terbaru pemerintah metropolitan, helikopter ini telah dikerahkan sebanyak 1.360 kali pada tahun fiskal 2023.

Selama penghentian sementara, layanan ambulans akan dimaksimalkan bekerja sama dengan dinas pemadam kebakaran agar pasien tetap segera mendapatkan penanganan medis, sebagaimana prosedur saat cuaca buruk menghambat penerbangan.

Kekurangan staf di Hirata Gakuen yang memicu penghentian ini bersifat sementara. Namun, pemerintah metropolitan mencatat adanya kekurangan mekanik secara kronis untuk perawatan dan operasional doctor helicopter, tidak hanya di Tokyo tetapi juga di seluruh Jepang. Umumnya, setiap prefektur mengandalkan satu lembaga saja untuk mengoperasikan layanan ini, bahkan dalam beberapa kasus, staf pensiunan harus memperpanjang masa kerja untuk mengisi kekosongan.

Seiring meningkatnya permintaan layanan doctor helicopter, terutama akibat seringnya bencana alam di Jepang, Kementerian Transportasi terus berupaya menambah jumlah pilot dan melatih lebih banyak mekanik di industri penerbangan. Sebuah panel ahli telah merilis laporan akhir mengenai rencana masa depan pada awal tahun ini.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News