Menu

Dark Mode
BanG Dream! Umumkan Game Mobile Baru BanG Dream! Our Notes, Rilis 2026 dengan Dua Band Baru Lewat JICA, Jepang Sediakan Rumah Bergaya Jepang untuk Warga Ukraina yang Mengungsi Akibat Perang Pemadaman Listrik Lumpuhkan Jalur Kereta Yamanote Tokyo, 673 Ribu Orang Terdampak Tuna Sirip Biru dari Ōma Terjual Rekor ¥510,3 Juta di Lelang Tahun Baru Toyosu 2026 Cara Mengatakan “Aku Butuh Waktu” dalam Bahasa Jepang Jepang Jadi Negara Paling Aman untuk Wisatawan, Diikuti Kanada dan Belgia

News

Tokyo Klaim Miliki Shotengai Terpanjang di Jepang, Saingi Osaka

badge-check


					Tokyo Klaim Miliki Shotengai Terpanjang di Jepang, Saingi Osaka Perbesar

Empat asosiasi pedagang di distrik wisata Asakusa, Tokyo, bersatu untuk mempromosikan jalan sepanjang 3 km sebagai shotengai (jalan perbelanjaan) terpanjang di Jepang.

Mereka membentuk Tokyo Kokusai-dori Shinko-kai pada November lalu untuk mengangkat Tokyo Metropolitan Road Route 462, yang juga dikenal sebagai Kokusai-dori Avenue, sebagai pusat perbelanjaan terpanjang di negara ini.

Dengan panjangnya, jalan ini melampaui Tenjinbashisuji di Osaka yang memiliki panjang 2,6 km, sebelumnya dianggap sebagai shotengai terpanjang.

Dari Sejarah Musik hingga Daya Tarik Wisatawan

Di pusat shotengai baru ini terdapat Asakusa Kokusai-dori, hanya beberapa blok dari Kuil Sensoji yang terkenal. Jalan ini sering disebut Beat Street karena dulunya merupakan pusat produksi gendang taiko dan bisnis musik lainnya.

Kini, jalan ini dipenuhi wisatawan yang mengenakan kimono, naik jinrikisha (becak Jepang), atau mengantre di restoran populer.

Ketua Tokyo Kokusai-dori Shinko-kai, Kousei Ogura, mengatakan bahwa tujuan utama inisiatif ini adalah revitalisasi.

“Ada beberapa area dengan sedikit toko yang terasa sepi. Kami ingin melibatkan pemilik toko dari area tersebut dan bekerja sama sebagai komunitas shotengai,” ujarnya.

Debat: Apakah Tokyo Layak Mengklaim Gelar Ini?

Meski jumlah total toko dan restoran di Kokusai-dori Avenue diperkirakan mencapai 300, sebagian besar—sekitar 280 toko—berada di area 850 meter Asakusa Kokusai-dori.

Sebagai perbandingan, Tenjinbashisuji di Osaka memiliki sekitar 800 toko dalam satu arcade tertutup, membuatnya lebih padat dibandingkan Kokusai-dori yang merupakan jalan enam jalur terbuka.

Tidak sedikit yang menilai langkah Tokyo ini “licik” karena hanya menggabungkan beberapa jalan dan mengklaimnya sebagai shotengai terpanjang.

Ogura merespons dengan santai:

“Kami menerima berbagai pendapat, dan kami senang mendengarnya. Itu berarti orang mulai mengenal Tokyo Kokusai-dori Shinko-kai.”

Membangun Reputasi dengan Event dan Kolaborasi

Untuk memperkuat citranya, Tokyo Kokusai-dori Shinko-kai berencana mengadakan event dan kerja sama bisnis di sepanjang jalan ini.

Namun, perdebatan ringan muncul mengenai definisi shotengai. Banyak orang Jepang membayangkan shotengai sebagai jalur perbelanjaan beratap yang dipenuhi toko-toko, seperti yang ada di Osaka.

Menurut data dari Small and Medium Enterprise Agency Jepang, shotengai didefinisikan sebagai distrik perbelanjaan dengan minimal 30 toko atau restoran.

Ogura sendiri lebih menekankan pada semangat kebersamaan:

“Shotengai adalah tentang semua orang bekerja sama untuk menghidupkan jalan. Itu yang terpenting,” katanya.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Lewat JICA, Jepang Sediakan Rumah Bergaya Jepang untuk Warga Ukraina yang Mengungsi Akibat Perang

17 January 2026 - 11:10 WIB

Pemadaman Listrik Lumpuhkan Jalur Kereta Yamanote Tokyo, 673 Ribu Orang Terdampak

17 January 2026 - 10:10 WIB

Tuna Sirip Biru dari Ōma Terjual Rekor ¥510,3 Juta di Lelang Tahun Baru Toyosu 2026

17 January 2026 - 09:10 WIB

JTB Prediksi Jumlah Wisatawan Asing ke Jepang Turun 2,8% pada 2026

16 January 2026 - 17:10 WIB

Jepang Masuk 5 Besar Negara Penyumbang Investasi Terbesar ke Indonesia di Triwulan IV 2025

16 January 2026 - 14:30 WIB

Trending on News