Menu

Dark Mode
Sento Jepang Terancam Tutup, Harga Energi Naik Bikin Pemandian Tradisional Kian Terpuruk Bonus Episode My Hero Academia “More” Siap Tayang Mei, Diangkat dari Chapter Tambahan Setelah Ending Pria WNI Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyusup ke Rumah Kosong untuk Mencuri Buron 7 Tahun, Pria Jepang Ditangkap atas Kasus Pembunuhan Wanita di Roppongi Gempa M6,2 Guncang Hokkaido, Jepang, Tanpa Peringatan Tsunami Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya

Bahasa Jepang

Sento Jepang Terancam Tutup, Harga Energi Naik Bikin Pemandian Tradisional Kian Terpuruk

badge-check


					Sento Jepang Terancam Tutup, Harga Energi Naik Bikin Pemandian Tradisional Kian Terpuruk Perbesar

Pemandian umum tradisional Jepang atau sento kini menghadapi krisis serius akibat lonjakan biaya energi yang dipicu gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah. Kondisi ini memaksa sejumlah pemandian mengurangi jam operasional bahkan menutup usahanya secara permanen.

Sejak lama, sento sudah menghadapi tantangan seperti jumlah pelanggan yang terus menurun serta pemilik yang menua tanpa penerus. Kini, kenaikan harga minyak semakin memperparah situasi, apalagi tarif sento di Jepang diatur pemerintah sehingga sulit untuk menaikkan harga kepada pelanggan.

Salah satu contohnya adalah Ikesu Onsen, pemandian keluarga yang berdiri sejak 1919 di Prefektur Aichi. Tempat ini selama ini menjadi pusat interaksi warga sekitar. Namun sejak akhir Maret, mereka terpaksa menunda jam buka satu jam karena pasokan bahan bakar tidak stabil. Pengiriman bulanan bahkan turun hingga setengahnya, yang berdampak pada penurunan sekitar 10 pelanggan per hari.

“Ini pukulan besar,” ujar Atsuko Matsui (57), yang ikut mengelola pemandian tersebut. Ia mengatakan bahwa mereka tidak punya pilihan selain menerima harga dan jumlah pasokan dari pemasok.

Gangguan pasokan ini dipicu konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang berdampak pada jalur distribusi minyak melalui Selat Hormuz dan mendorong kenaikan harga minyak global.

Dampaknya juga dirasakan di daerah lain. Katsuragi Onsen di kota Aomori memutuskan akan tutup pada akhir Mei karena biaya bahan bakar yang terus meningkat, ditambah beban perawatan fasilitas yang sudah tua.

“Harga minyak naik setiap minggu dan belum ada tanda akan stabil,” kata Masayoshi Yamaguchi (57), pengelola pemandian tersebut. “Pelanggan kami sebenarnya banyak, tapi dengan kondisi ini kami tidak bisa bertahan.”

Menurut Japan National Sento Association, sekitar 30 persen sento di Jepang masih menggunakan boiler berbahan bakar minyak. Jumlah sento sendiri kini telah menyusut drastis menjadi hanya sekitar seperdua belas dari jumlahnya hampir 60 tahun lalu.

Di Jepang, tarif sento ditetapkan oleh gubernur prefektur sebagai bagian dari kebijakan pengendalian inflasi sejak pasca-Perang Dunia II, sehingga operator memiliki ruang yang sangat terbatas untuk menyesuaikan harga dengan kenaikan biaya operasional.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Harga Tembus 53.000 Yen

13 April 2026 - 10:10 WIB

Kata Jepang yang Dipakai Saat Menenangkan Orang

9 March 2026 - 18:00 WIB

Kosakata Jepang untuk Tagihan & Pembayaran

5 March 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang yang Dipakai di Resepsionis Hotel

25 February 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang untuk Tingkat Kematangan & Rasa

20 February 2026 - 07:07 WIB

Trending on Bahasa Jepang