Menu

Dark Mode
Mario Tennis Fever Resmi Diumumkan! Baby Waluigi Debut Valentine di Jepang Kian Sepi? Semakin Banyak Perempuan Pilih Tak Beli Cokelat karena Harga Makin Mahal Kosakata Jepang untuk Biaya & Asuransi Toyota Ganti CEO Secara Mengejutkan di Tengah Gejolak Industri Otomotif Global Falcom Umumkan Kyoto Xanadu, Game Action RPG Baru untuk Nintendo Switch 2 dan Switch Manga Blue Exorcist Hiatus Mulai Maret, Bersiap Menuju Bab Terakhir

News

Tren Nama Bayi di Jepang 2024 : Ao dan Rin Paling Populer

badge-check


					Tren Nama Bayi di Jepang 2024 : Ao dan Rin Paling Populer Perbesar

Nama “Ao” dan “Rin” menjadi pilihan terpopuler untuk bayi laki-laki dan perempuan di Jepang antara Januari hingga September tahun ini, berdasarkan survei tahunan penyedia layanan pendidikan, Benesse Holdings Inc.

Kedua nama ini naik dari peringkat kedua tahun lalu, seiring meningkatnya tren nama netral di kalangan orang tua. Pemilihan nama didasari pada karakter kanji dan cara pengucapannya, yang dianggap sangat penting.

Karakter kanji “青” (dibaca sebagai “Ao” atau “Aoi”) yang berarti “biru-hijau” menjadi nama teratas untuk anak laki-laki, diikuti oleh “Ren” (蓮, teratai) dan “Nagi” (凪, tenang), menunjukkan tren nama dengan satu karakter.

Untuk anak perempuan, karakter “凛” (dibaca “Rin”) yang berarti “segar” atau “sejuk” meraih posisi pertama setelah 15 tahun. Nama-nama berikutnya adalah “Himari” (陽葵, matahari dan bunga hollyhock) dan “Sui” (翠, hijau).

Survei ini juga mencatat lonjakan popularitas nama “Ran” (藍, indigo), yang naik dari luar peringkat 100 menjadi peringkat 39 untuk anak laki-laki dan 71 untuk anak perempuan. Kenaikan ini diyakini dipengaruhi oleh kesuksesan atlet voli nasional Jepang, Ran Takahashi, yang bersiap menuju Olimpiade Paris.

Pihak Benesse mengatakan, banyak orang tua tampaknya memilih nama yang mencerminkan ketenangan atau kekuatan bermartabat untuk membantu anak-anak menghadapi kehidupan dengan ketangguhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Valentine di Jepang Kian Sepi? Semakin Banyak Perempuan Pilih Tak Beli Cokelat karena Harga Makin Mahal

10 February 2026 - 10:10 WIB

Toyota Ganti CEO Secara Mengejutkan di Tengah Gejolak Industri Otomotif Global

9 February 2026 - 18:10 WIB

Festival Sakura Ikonik dengan Latar Gunung Fuji Dibatalkan Akibat Overtourism

9 February 2026 - 14:10 WIB

Pemilu Jepang Dimulai, PM Sanae Takaichi Bidik Kemenangan Besar

9 February 2026 - 10:10 WIB

Kampanye Anti-Masjid Diseret ke Arena Politik Jepang, Picu Tuduhan Xenofobia

7 February 2026 - 10:10 WIB

Trending on News