Menu ✖

Dark Mode
Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

News

World Expo Osaka 2025 Resmi Ditutup Setelah Enam Bulan, Dikunjungi Lebih dari 25 Juta Orang

badge-check


					World Expo Osaka 2025 Resmi Ditutup Setelah Enam Bulan, Dikunjungi Lebih dari 25 Juta Orang Perbesar

Pameran Dunia di Osaka resmi berakhir pada Senin setelah berlangsung selama enam bulan dan menarik lebih dari 25 juta pengunjung. Acara ini menampilkan pameran teknologi canggih dan keragaman budaya dari berbagai negara, dengan panitia menyebutnya sebagai kesuksesan meski menghadapi sejumlah tantangan operasional.

Dalam upacara penutupan bertema “Designing Future Society for Our Lives”, pihak penyelenggara menyatakan bahwa Expo ini “menegaskan kembali pentingnya Expo sebagai sarana publik global yang mendorong pemahaman, dialog, dan menjadi katalis perubahan.”

Diselenggarakan di pulau buatan Yumeshima, acara ini diikuti oleh 158 negara dan wilayah. Bendera dari Bureau International des Expositions (BIE), lembaga berbasis di Paris yang mengawasi Expo Dunia, diserahkan kepada Arab Saudi yang akan menjadi tuan rumah pada tahun 2030.

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengatakan, “Dengan menyatukan hati, kita berhasil menciptakan Expo yang luar biasa dan memuaskan banyak orang,” sambil menekankan pentingnya “solidaritas daripada perpecahan” dan “toleransi daripada konfrontasi.”

Pangeran Mahkota Fumihito yang turut hadir menambahkan, “Ini merupakan kesempatan berharga untuk bersama-sama memikirkan solusi atas tantangan global yang dihadapi umat manusia.”

Hingga Minggu, jumlah pengunjung mencapai 25,29 juta orang—melampaui 22,05 juta pada Expo Jepang sebelumnya di Aichi tahun 2005, namun sedikit di bawah target 28,2 juta.

Total 22,07 juta tiket terjual, sementara penjualan merchandise resmi seperti boneka maskot Myaku-Myaku menghasilkan sekitar 80 miliar yen hingga akhir Agustus. Panitia memperkirakan surplus operasional mencapai 28 miliar yen.

Namun, Expo ini tidak luput dari kendala. Persiapannya sempat diwarnai kekhawatiran soal meningkatnya biaya konstruksi, keterlambatan pembangunan paviliun, dan dukungan publik yang rendah.

Penjualan tiket meningkat secara bertahap sejak pembukaan pada pertengahan April berkat ulasan positif. Meski begitu, antrean panjang tetap terjadi setiap hari, termasuk di bawah panas terik musim panas, meski sistem reservasi awal telah dirancang untuk menghindari antrean.

Beberapa pengunjung yang sudah memiliki tiket bahkan tidak mendapat jadwal masuk, sehingga panitia harus mengeluarkan ratusan tiket pengganti setiap hari.

Pembongkaran paviliun dijadwalkan dimulai pekan depan, dan lahan akan dikembalikan ke Kota Osaka pada akhir Februari 2028. Namun, masih ada kekhawatiran terkait pembayaran yang tertunda kepada subkontraktor pembangunan paviliun internasional, yang dikhawatirkan bisa menghambat proses pembongkaran.

Sekitar 200 meter dari struktur kayu Grand Ring sepanjang dua kilometer—ikon utama area Expo—akan dipertahankan dalam bentuk aslinya, sementara bagian lainnya akan dibongkar dan sebagian bahan akan digunakan kembali.

Struktur Grand Ring ini telah diakui oleh Guinness World Records sebagai bangunan arsitektur kayu terbesar di dunia.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News