Universitas Tokyo pada Senin mengumumkan Yuko Fujigaki sebagai presiden berikutnya, menggantikan Teruo Fujii. Fujigaki menjadi perempuan pertama yang memimpin universitas terkemuka di Jepang tersebut.
Fujigaki, 64 tahun, merupakan profesor di Graduate School of Arts and Sciences dengan keahlian di bidang studi sains dan teknologi. Ia akan menjalani masa jabatan selama enam tahun yang dimulai pada April mendatang.
Dalam pemungutan suara yang melibatkan profesor dan staf universitas, Fujigaki menempati posisi kedua. Namun, pihak universitas mengatakan keputusan akhir dilakukan setelah melalui “pertimbangan secara menyeluruh”.
Masa kepemimpinan Fujigaki berlangsung ketika Universitas Tokyo berupaya memperkuat tata kelolanya setelah muncul sejumlah skandal korupsi yang melibatkan anggota fakultas.
Universitas Tokyo dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi paling bergengsi di Jepang dan telah melahirkan banyak akademisi serta pejabat pemerintahan.
Sc : mainichi








