Menu

Dark Mode
Tingkat Kelulusan Ujian Konversi SIM Asing di Jepang Anjlok Setelah Aturan Diperketat Serangan AS-Israel ke Iran Guncang Industri Pelayaran dan Penerbangan Jepang Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden Apartment Hotel Kian Menjamur di Jepang, Incar Turis Asing yang Menginap Lama Trailer Baru BEASTARS Final Season Part 2 Dirilis, Tayang 7 Maret di Netflix Pokémon Generasi ke-10 Diumumkan: Pokémon Winds & Pokémon Waves Rilis 2027 di Switch 2

Bahasa Jepang

‘Zannen’, ‘Shouganai’, dan ‘Mottainai’: Ungkapan Kekecewaan ala Jepang

badge-check


					‘Zannen’, ‘Shouganai’, dan ‘Mottainai’: Ungkapan Kekecewaan ala Jepang Perbesar

Bahasa Jepang kaya akan ekspresi yang mencerminkan nuansa perasaan, termasuk saat menghadapi kekecewaan atau situasi yang tidak berjalan sesuai harapan. Tiga ungkapan yang sering digunakan dalam konteks ini adalah 「残念」(zannen), 「しょうがない」(shouganai), dan 「もったいない」(mottainai). Meskipun semuanya bisa muncul dalam situasi yang “kurang menyenangkan”, ketiganya punya arti dan nuansa berbeda. Yuk kita bahas satu per satu!


💔 1. 残念 (Zannen) – Sayang sekali / Mengecewakan

Kata ini digunakan ketika sesuatu yang diharapkan tidak terjadi, atau hasilnya mengecewakan. Bisa dipakai untuk situasi kecil hingga besar, dan sering juga digunakan untuk menunjukkan simpati kepada orang lain.

Contoh:

🟦 Terdengar sopan dan empatik. Cocok digunakan saat menanggapi kabar buruk dari orang lain.


🤷‍♂️ 2. しょうがない (Shouganai) – Mau gimana lagi / Nasi sudah jadi bubur

Ungkapan ini mencerminkan penerimaan atas sesuatu yang tidak bisa diubah. Dalam bahasa Indonesia, mirip seperti “mau gimana lagi”, “terpaksa”, atau “ya sudahlah”.

Contoh:

  • バスが来なかったから遅れた。
    Basu ga konakatta kara okureta.
    → Aku telat karena busnya nggak datang.

  • しょうがないね。
    Shouganai ne.
    → Ya mau gimana lagi.

🟨 Ungkapan ini bisa mencerminkan ketabahan atau sikap pasrah, sering digunakan dalam percakapan kasual.


😢 3. もったいない (Mottainai) – Sayang banget / Pemborosan

Mottainai digunakan saat melihat sesuatu yang terbuang sia-sia, baik secara literal (makanan, barang), maupun secara figuratif (kesempatan, bakat). Kata ini mengandung makna moral, mencerminkan rasa sayang karena sesuatu tidak dimanfaatkan dengan maksimal.

Contoh:

  • この服、一回しか着てないのに捨てるの?
    Kono fuku, ikkai shika kitenai no ni suteru no?
    → Baju ini baru dipakai sekali, masa mau dibuang?

  • もったいないよ!
    Mottainai yo!
    → Sayang banget!

🟩 Bisa menunjukkan keprihatinan, sering juga dipakai untuk mengajarkan nilai menghargai sesuatu.


📌 Perbandingan Singkat

Ungkapan Makna Situasi Umum Nuansa
残念 (zannen) Sayang sekali Kegagalan, kekecewaan Simpati, empati
しょうがない Mau gimana lagi Situasi tak bisa diubah Pasrah, menerima
もったいない Sayang / pemborosan Barang terbuang, kesempatan hilang Menyesal, menghargai

Dengan memahami perbedaan antara zannen, shouganai, dan mottainai, kamu bisa mengekspresikan kekecewaan atau keprihatinan dalam bahasa Jepang dengan lebih tepat dan natural. Ketiga kata ini menunjukkan cara orang Jepang merespons situasi tak ideal: dengan simpati, penerimaan, dan kesadaran akan nilai sesuatu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kosakata Jepang yang Dipakai di Resepsionis Hotel

25 February 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang untuk Tingkat Kematangan & Rasa

20 February 2026 - 07:07 WIB

Kata Jepang di Konbini yang Sering Bikin Orang Asing Bingung

19 February 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang yang Sering Didengar dari Pengumuman Stasiun

18 February 2026 - 19:10 WIB

Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman

16 February 2026 - 17:10 WIB

Trending on Bahasa Jepang