Menu

Dark Mode
My Hero Academia Resmi Tamat Setelah Hampir Satu Dekade, Menutup Kisah Deku dengan Seruan “PLUS ULTRA” Jizō-sama: Penjaga Sunyi Anak-Anak dan Orang yang Melintas di Jalanan Jepang Film Terbaru Crayon Shin-chan Bertema Yōkai Siap Tayang Musim Panas 2026 Cara Membawa Perlengkapan Sholat & Makanan Halal dari Indonesia ke Jepang Cara Mengatakan “Aku Nggak Yakin” dalam Banyak Nuansa Bahasa Jepang Manga Psyren Akhirnya Dapat Adaptasi Anime, Tayang 2026

Culture

🍜 Kenapa Slurping Mie Itu Sopan? Etika Makan Ramen di Jepang

badge-check


					🍜 Kenapa Slurping Mie Itu Sopan? Etika Makan Ramen di Jepang Perbesar

Buat banyak orang asing, suara menyeruput mie bisa terdengar tidak sopan atau bahkan menjengkelkan. Tapi di Jepang, menyeruput mie alias slurping—bukan hanya boleh, tapi dianggap etika makan yang baik, terutama saat menikmati ramen, soba, atau udon. Kenapa bisa begitu?

🎵 Slurping = Menikmati

Di Jepang, menyeruput mie dianggap sebagai cara menunjukkan bahwa kamu menikmati makanan tersebut. Semakin lezat mie-nya, semakin keras bunyi menyeruputnya. Ini bentuk pujian diam-diam kepada sang koki.

Menyantap mie tanpa suara justru bisa dianggap aneh atau “kurang menghargai” hidangan. Jadi, jangan ragu bersuara sedikit saat makan ramen di kedai Jepang!

🌬️ Alasan Praktis: Dinginkan & Nikmati Rasa

Menyeruput mie juga punya fungsi praktis. Mie Jepang, terutama ramen, biasanya disajikan panas-panas. Dengan menyeruput cepat:

Itu sebabnya banyak orang Jepang percaya slurping membuat rasa mie lebih “hidup” dan nikmat.

Sebuah Budaya yang Berbeda

Tentu, kebiasaan ini bisa terasa kontras dengan budaya barat atau negara lain yang mengajarkan untuk makan diam-diam. Tapi itulah uniknya Jepang slurping bukan bentuk ketidaksopanan, melainkan ekspresi kenikmatan.

Namun, penting untuk diingat:

  • Slurping berlaku khusus untuk mie.

  • Jangan lakukan saat makan nasi, sup non-mie, atau hidangan lain.

🤔 Apa yang Harus Dilakukan Orang Asing?

Kalau kamu sedang di Jepang dan makan ramen, tidak masalah kalau kamu belum bisa slurp dengan lantang. Tapi kalau kamu ingin mencoba, orang Jepang justru akan menganggap kamu menghormati budaya mereka.

Dan jangan khawatir: mereka lebih fokus pada rasa dan suasana, bukan seberapa “benar” kamu makan.


Jadi, kalau kamu sedang menyeruput ramen di Jepang dan terdengar ramai, jangan khawatir. Itu bukan gangguan itu bagian dari seni makan mie!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jizō-sama: Penjaga Sunyi Anak-Anak dan Orang yang Melintas di Jalanan Jepang

15 December 2025 - 18:10 WIB

Shishimai: Tarian Singa Pembawa Keberuntungan dari Desa-desa Jepang

12 December 2025 - 18:30 WIB

Wagasa: Payung Kertas Tradisional yang Masih Dibuat Manual

11 December 2025 - 16:10 WIB

Shuin: Koleksi Stempel Kuil yang Ada Seninya

6 December 2025 - 17:30 WIB

Budaya “Oseibo” & “Ochūgen”: Hadiah Musiman sebagai Bentuk Terima Kasih ala Jepang

4 December 2025 - 18:30 WIB

Trending on Culture