Menu

Dark Mode
Pokémon Unite Bakal Diadaptasi Jadi Drama Live-Action untuk Rayakan Ulang Tahun ke-5 Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama Hideo Yamamoto, Kreator Homunculus dan Ichi the Killer, Siap Luncurkan Manga Baru Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028 Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

News

Jepang Akan Kembangkan Lebih Lanjut Masjid Berjalan, Diharapkan Bisa Diproduksi di Indonesia

badge-check


					Jepang Akan Kembangkan Lebih Lanjut Masjid Berjalan, Diharapkan Bisa Diproduksi di Indonesia Perbesar

Jepang kembali menghadirkan inovasi unik yang menarik perhatian dunia, yaitu mobile mosque atau masjid berjalan pertama di dunia. Proyek ini diprakarsai oleh Yasuharu Inoue melalui Yasu Project Co., Ltd., dan pertama kali diperkenalkan pada Juli 2018 sebagai bagian dari persiapan Olimpiade Tokyo 2020.

“Yang terpenting bagi saya, masjid berjalan ini bisa menjadi misi perdamaian dunia. Umat muslim di mana pun dapat salat dengan nyaman,” ujar Inoue kepada Tribunnews.com, Kamis (2/10/2025).

Masjid berjalan ini dikembangkan dari truk besar yang dapat berubah menjadi ruang salat seluas 48 meter persegi dengan kapasitas hingga 50 orang. Fasilitasnya mencakup ruang wudhu, pendingin udara (AC), generator listrik mandiri, serta mekanisme otomatis yang memungkinkan sisi truk terbuka hanya dalam waktu lima menit.

Dengan keunggulan tersebut, mobile mosque bisa digunakan di berbagai lokasi besar seperti stadion, festival, atau area yang belum memiliki masjid terdekat.

Jejak Mobile Mosque di Event Internasional

Sejak debutnya, mobile mosque telah hadir di sejumlah acara besar, di antaranya:

  • Rugby World Cup Jepang 2019

  • Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020

  • Demonstrasi publik di Tokyo Tower (September 2025) yang turut dihadiri warga Indonesia

Kehadiran masjid berjalan ini dinilai sebagai wujud keramahan Jepang (omotenashi) dalam menyambut wisatawan muslim dari seluruh dunia.

Target Produksi di Indonesia

Inoue mengungkapkan, pihaknya kini menargetkan produksi mobile mosque di Indonesia, negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Versi yang akan dikembangkan berkapasitas sekitar 25 orang, dengan desain lebih ramping dan sederhana namun tetap nyaman.

Biaya pembuatan satu unit mobile mosque diperkirakan mencapai 140 juta yen (sekitar Rp13 miliar). Selain pembelian unit, Yasu Project juga menyediakan layanan sewa dengan tarif sekitar 800 ribu yen per hari, sudah termasuk biaya operasional.

Untuk mendukung keberlangsungan proyek, perusahaan meluncurkan inisiatif Mobile Mosque Peace Contribution Project yang mengajak kerja sama berbagai pihak dari dunia Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama

1 July 2026 - 13:32 WIB

Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut

1 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028

30 June 2026 - 11:10 WIB

Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

30 June 2026 - 10:10 WIB

Tim Samurai Blue Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia, Kebobolan di Menit Akhir 1-2 Lawan Brasil

30 June 2026 - 07:12 WIB

Trending on News