Menu

Dark Mode
Rekor Baru! Hampir 42% Pegawai Negeri Baru Pemerintah Jepang Kini Perempuan Survey : Orang Jepang Kini Anggap Iklan 30 Detik Terlalu Lama Mobil Terbang Buatan Jepang Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2028 Beruang Liar yang Bikin Satu Kota Jepang Siaga Akhirnya Berhasil Ditangkap JR East Akan Hapus Tiket Kereta Magnetik, Diganti Tiket QR Mulai Musim Semi Tahun Depan Perusahaan Jepang Jual Pulpen Mewah Seharga Rp6 Jutaan, Permintaan Justru Membludak

News

Kenapa Kendaraan Listrik Jepang Tak Begitu Populer Dibanding Brand dari China Maupun Korsel?

badge-check


					Kenapa Kendaraan Listrik Jepang Tak Begitu Populer Dibanding Brand dari China Maupun Korsel? Perbesar

Indonesia kini menjadi pasar utama yang dibidik oleh produsen kendaraan listrik asing, dengan China, Jepang, dan Korea Selatan (Korsel) sebagai pemain utama yang bersaing di Tanah Air. Kendaraan listrik dari ketiga negara ini sudah banyak melintasi jalanan Indonesia, namun masing-masing memiliki pendekatan yang berbeda.

Hendry Pratama, Head of New Business Department Hyundai Motor Asia Pasific, mengungkapkan perbedaan strategi antarnegara. Menurutnya, pemain dari China cenderung bergerak cepat, meski terkesan “grasak-grusuk,” sedangkan Jepang dikenal lebih teratur dan lambat, namun tetap menghasilkan produk berkualitas. Korsel, melalui Hyundai, berada di tengah, berusaha menghadirkan teknologi dengan kecepatan yang seimbang.

“Kami berusaha tidak terlalu cepat, tapi juga tidak terlalu lambat dalam menghadirkan teknologi baru,” jelas Hendry dalam acara Indonesia-Korea Journalist Network 2024 di Jakarta.

Dalam hal harga, kendaraan listrik dari Korea Selatan juga mengambil posisi menengah, menawarkan teknologi canggih dengan harga lebih terjangkau dibandingkan produsen mobil Eropa atau Jepang.

Hyundai, salah satu pemain utama di Korsel, juga mengembangkan teknologi kendaraan hidrogen sebagai alternatif nikel. Hyundai menjadi perusahaan pertama yang memproduksi mobil hidrogen massal, seperti Nexo, yang telah dijual di pasar Australia, Korea, dan Amerika Serikat, meskipun belum hadir di Indonesia.

Di ASEAN, Indonesia menduduki posisi kedua dalam penetrasi pasar kendaraan listrik, di bawah Thailand, dengan Vietnam di posisi ketiga. Masing-masing negara di ASEAN memiliki dominasi industri yang berbeda, dengan Thailand didominasi oleh produsen dari China, sementara Vietnam lebih fokus pada industri lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rekor Baru! Hampir 42% Pegawai Negeri Baru Pemerintah Jepang Kini Perempuan

10 June 2026 - 18:10 WIB

Survey : Orang Jepang Kini Anggap Iklan 30 Detik Terlalu Lama

10 June 2026 - 18:10 WIB

Mobil Terbang Buatan Jepang Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2028

10 June 2026 - 16:10 WIB

Beruang Liar yang Bikin Satu Kota Jepang Siaga Akhirnya Berhasil Ditangkap

10 June 2026 - 11:10 WIB

JR East Akan Hapus Tiket Kereta Magnetik, Diganti Tiket QR Mulai Musim Semi Tahun Depan

10 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News