Menu ✖

Dark Mode
Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan Anime Reincarnated as a Sword Season 2 Ungkap Trailer dan Karakter Baru untuk Seedrun Arc Godzilla Minus Zero Cetak Rekor Pendapatan Hari Pertama Film Live-Action di Jepang Jumlah Kelahiran Bayi di Jepang Naik 0,4% untuk Pertama Kalinya dalam 11 Tahun Ilustrator Manga Food Wars! Shun Saeki Akhiri Kontrak Eksklusif dengan Shueisha Pria WNI Ditangkap setelah Masuk ke Apartemen Perempuan di Hyogo, Jepang

News

KFC Jepang Bersiap Sambut Tradisi Natal: Jutaan Keluarga Antre “Party Barrel” Ayam Goreng

badge-check


					KFC Jepang Bersiap Sambut Tradisi Natal: Jutaan Keluarga Antre “Party Barrel” Ayam Goreng Perbesar

KFC di Jepang kembali bersiap menghadapi musim tersibuk mereka: tradisi Natal yang dirayakan dengan ayam goreng. Setiap tahun, jutaan keluarga memenuhi gerai KFC untuk membeli party barrel khas Natal yang berisi ayam goreng, berbagai hidangan pendamping, hingga dessert seperti es krim atau cheesecake.

Menurut Takuma Kawamura, manajer pemasaran KFC Jepang, pemesanan biasanya dibuka sejak awal November. Sejak saat itu, patung Colonel Sanders yang ada di depan toko-toko KFC mulai dipakaikan kostum Natal.

Meski Jepang memiliki populasi Kristen yang sangat kecil, Natal dirayakan secara sekuler—lebih sebagai momen penuh dekorasi, hadiah, dan aktivitas romantis bagi pasangan. Di tengah suasana itu, ayam goreng KFC telah menjadi “menu wajib” sejak kampanye Natal pertama yang diluncurkan pada 1974.

KFC Jepang menyebutkan bahwa 24 Desember adalah hari paling sibuk, dengan jumlah pelanggan bisa mencapai 10 kali lipat dibanding hari biasa. Pada 2020, diperkirakan 3,6 juta keluarga memesan menu Natal KFC.

Asal-usul Tradisi

Ada beberapa teori mengenai bagaimana ayam KFC menjadi ikon Natal di Jepang. Salah satunya menyebutkan bahwa Takeshi Okawara, manajer KFC pertama di Jepang, mendengar keluhan warga asing yang rindu makan kalkun seperti di negara asal mereka. Ia kemudian membuat kampanye “Kurisumasu ni wa Kentakkii!” (Natal = KFC), dan tradisi itu terus bertahan hingga kini.

Patung Colonel Sanders juga memiliki kisah unik dalam sejarah baseball Jepang. Pada 1985, pendukung Hanshin Tigers melempar patung tersebut ke Sungai Dotonbori di Osaka saat merayakan kemenangan tim mereka. Banyak yang percaya patung itu mirip Randy Bass, pemain Amerika yang menjadi bintang klub.

Insiden itu memicu legenda “Kutukan Colonel Sanders” yang diyakini membuat Hanshin Tigers sulit kembali meraih gelar. Patung tersebut baru ditemukan kembali pada 2009, dan klub akhirnya menjuarai liga lagi pada 2023.

Tahun lalu, patung Colonel yang sudah rusak akhirnya “dipensiunkan” melalui ritual di sebuah kuil, dihadiri oleh Presiden KFC Jepang yang mempersembahkan sake dan ayam goreng sebagai penghormatan.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan

5 November 2026 - 15:10 WIB

Anime Reincarnated as a Sword Season 2 Ungkap Trailer dan Karakter Baru untuk Seedrun Arc

5 November 2026 - 14:30 WIB

Godzilla Minus Zero Cetak Rekor Pendapatan Hari Pertama Film Live-Action di Jepang

5 November 2026 - 14:10 WIB

Jumlah Kelahiran Bayi di Jepang Naik 0,4% untuk Pertama Kalinya dalam 11 Tahun

5 November 2026 - 10:10 WIB

Pria WNI Ditangkap setelah Masuk ke Apartemen Perempuan di Hyogo, Jepang

4 November 2026 - 14:10 WIB

Trending on News