Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

News

Jepang Luncurkan Bus Malam dengan Kursi Rata ala “Kapsul Tidur”, Nyaman untuk Perjalanan 10 Jam

badge-check


					Jepang Luncurkan Bus Malam dengan Kursi Rata ala “Kapsul Tidur”, Nyaman untuk Perjalanan 10 Jam Perbesar

Jepang resmi memulai layanan bus malam pertama dengan kursi yang dapat direbahkan hingga rata pada Sabtu, beroperasi di wilayah Jepang barat. Layanan ini memungkinkan penumpang beristirahat lebih nyaman selama perjalanan sekitar 10 jam menuju dan dari Tokyo. Operator berharap fasilitas ini menjadi “bentuk mobilitas baru” bagi pelancong jarak jauh.

Perusahaan bus Kochi Ekimae Kanko di Prefektur Kochi meluncurkan layanan ini sebagai jawaban atas keluhan pengguna bus malam yang menganggap perjalanan panjang terasa melelahkan. Kursi dalam bus ini dapat diubah menjadi dua tingkat tempat tidur, memberi pengalaman mirip kabin tidur namun dengan harga jauh lebih terjangkau.

Bus berangkat dari Kochi pada Sabtu malam dan kembali dari Tokyo setiap Minggu malam, dengan satu pemberhentian di Kota Naruto, Prefektur Tokushima.

Harga tiket bervariasi tergantung ketersediaan tempat:

Setiap flatbed memiliki panjang sekitar 180 cm dan lebar 50 cm, serta dilengkapi dengan charger smartphone, tirai privasi, dan pagar pengaman. Mulai Januari, layanan akan ditambah menjadi 3–4 kali perjalanan per minggu untuk masing-masing arah.

Sejak Maret, operator telah melakukan uji coba dan penyesuaian, termasuk pemasangan charger. Mereka bahkan berencana untuk menjual kursi model flatbed mulai musim semi mendatang, agar perusahaan bus lain dapat menawarkan layanan serupa.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang juga telah membuat pedoman keselamatan untuk bus dengan kursi rata. Pemerintah memperkirakan permintaan akan meningkat seiring berkembangnya teknologi mengemudi otonom di masa depan.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News