Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Jepang Luncurkan Bus Malam dengan Kursi Rata ala “Kapsul Tidur”, Nyaman untuk Perjalanan 10 Jam

badge-check


					Jepang Luncurkan Bus Malam dengan Kursi Rata ala “Kapsul Tidur”, Nyaman untuk Perjalanan 10 Jam Perbesar

Jepang resmi memulai layanan bus malam pertama dengan kursi yang dapat direbahkan hingga rata pada Sabtu, beroperasi di wilayah Jepang barat. Layanan ini memungkinkan penumpang beristirahat lebih nyaman selama perjalanan sekitar 10 jam menuju dan dari Tokyo. Operator berharap fasilitas ini menjadi “bentuk mobilitas baru” bagi pelancong jarak jauh.

Perusahaan bus Kochi Ekimae Kanko di Prefektur Kochi meluncurkan layanan ini sebagai jawaban atas keluhan pengguna bus malam yang menganggap perjalanan panjang terasa melelahkan. Kursi dalam bus ini dapat diubah menjadi dua tingkat tempat tidur, memberi pengalaman mirip kabin tidur namun dengan harga jauh lebih terjangkau.

Bus berangkat dari Kochi pada Sabtu malam dan kembali dari Tokyo setiap Minggu malam, dengan satu pemberhentian di Kota Naruto, Prefektur Tokushima.

Harga tiket bervariasi tergantung ketersediaan tempat:

Setiap flatbed memiliki panjang sekitar 180 cm dan lebar 50 cm, serta dilengkapi dengan charger smartphone, tirai privasi, dan pagar pengaman. Mulai Januari, layanan akan ditambah menjadi 3–4 kali perjalanan per minggu untuk masing-masing arah.

Sejak Maret, operator telah melakukan uji coba dan penyesuaian, termasuk pemasangan charger. Mereka bahkan berencana untuk menjual kursi model flatbed mulai musim semi mendatang, agar perusahaan bus lain dapat menawarkan layanan serupa.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang juga telah membuat pedoman keselamatan untuk bus dengan kursi rata. Pemerintah memperkirakan permintaan akan meningkat seiring berkembangnya teknologi mengemudi otonom di masa depan.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News