Menu

Dark Mode
Film Animasi “The Super Mario Galaxy Movie” Rilis 1 April di Amerika Utara, Yoshi Tampil Perdana Film Anime “Kimi to Hanabi to Yakusoku to” Tayang 17 Juli, Berlatar Festival Kembang Api Nagaoka Anime TV “Dragon Ball Super: Beerus” Diumumkan, Versi Enhanced Akan Tayang Musim Gugur 2026 Larangan Merokok di Jalanan Osaka Picu Perbedaan Pendapat, Perokok Minta Area Tambahan Penggemar Padati Kebun Binatang Ueno untuk Perpisahan dengan Dua Panda Sebelum Dipulangkan ke China Prefektur Tottori Berlakukan Aturan Baru untuk Perintahkan Penghapusan Ujaran Diskriminatif di Media Sosial

Teknologi

Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri

badge-check


					Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri Perbesar

Badan Antariksa Jepang (JAXA) akan meluncurkan sebuah satelit baru pada Februari mendatang untuk memperkuat kemampuan Jepang dalam mengoperasikan sistem geolokasi mandiri, yang fungsinya mirip dengan Global Positioning System (GPS) milik Amerika Serikat.

JAXA bersama Mitsubishi Heavy Industries Ltd mengumumkan bahwa satelit Michibiki No. 7 akan diterbangkan menggunakan roket H3 dari Pulau Tanegashima di Prefektur Kagoshima pada 1 Februari. Satelit ini, bersama satu satelit lain yang dijadwalkan meluncur pada 7 Desember, akan melengkapi jaringan tujuh satelit milik Jepang yang dikenal sebagai Quasi-Zenith Satellite System (QZSS).

Memiliki sistem geolokasi sendiri menjadi langkah penting bagi Jepang untuk memastikan layanan navigasi yang stabil, tanpa terlalu bergantung pada satelit milik negara lain. Dengan tujuh satelit berada di orbit, Jepang akan selalu memiliki setidaknya empat satelit yang aktif di atas wilayahnya. Ke depannya, JAXA menargetkan memiliki total 11 satelit, sehingga layanan tetap berjalan meski ada satelit yang mengalami gangguan.

Michibiki ketujuh yang dibuat oleh Mitsubishi Electric Corp memiliki berat sekitar 4,9 ton dan akan memiliki bentang lebar 19 meter setelah panel suryanya dibentangkan di orbit.

Mulai sekitar tahun 2029, tingkat kesalahan posisi pada ponsel pintar dan sistem navigasi mobil di Jepang diperkirakan dapat dipersempit hingga sekitar 1,6 meter, dari tingkat akurasi saat ini yang berada di kisaran 5 hingga 10 meter. Hal ini dimungkinkan berkat perangkat yang lebih canggih pada satelit generasi terbaru, menurut keterangan para pejabat.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda N-Box Kembali Jadi Mobil Terlaris di Jepang 2025, Empat Tahun Berturut-turut Pertahankan Posisi Puncak

22 January 2026 - 15:10 WIB

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

10 January 2026 - 16:10 WIB

Jepang Akan Operasikan Kapal Feri Penumpang Pertama di Dunia dengan Teknologi Navigasi Otonom

12 December 2025 - 12:10 WIB

Isuzu Akan Uji Coba Truk Otonom untuk Angkut Suku Cadang di Jalan Umum

11 December 2025 - 11:10 WIB

Jepang Kembangkan Layanan Ride-Share Berbasis AI

8 December 2025 - 12:10 WIB

Trending on Teknologi