Menu

Dark Mode
Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang? Bandai Spirits Umumkan Model Kit Patlabor EZY, Anime Baru Debut dalam Format Film Mulai Mei 2026 Kosakata Jepang Saat Mau Bilang “Mungkin Lain Kali” GAME FREAK Umumkan Beast of Reincarnation, Action RPG Berlatar Jepang Pasca-Apokaliptik, Rilis Musim Panas Ini Pria Ditangkap Karena Diduga Membunuh Mantan Pacar Hamil di Ibaraki Nintendo Umumkan Super Mario Bros. Wonder Nintendo Switch 2 Edition, Rilis 26 Maret dengan Karakter dan Mode Baru

Teknologi

Jepang Kembangkan Layanan Ride-Share Berbasis AI

badge-check


					A taxi from ride hailing and sharing firm NearMe Inc. is displayed in Tokyo on Oct. 28, 2025. (Kyodo) Perbesar

A taxi from ride hailing and sharing firm NearMe Inc. is displayed in Tokyo on Oct. 28, 2025. (Kyodo)

Sebuah perusahaan berbasis di Tokyo yang menyediakan layanan ride-sharing dengan teknologi yang memungkinkan beberapa penumpang berbagi satu kendaraan kini memperluas layanannya ke berbagai daerah di Jepang yang kekurangan transportasi umum.

Perluasan ini dilakukan di tengah menurunnya populasi Jepang dan bertambahnya komunitas lanjut usia yang mengalami kekurangan pengemudi serta rendahnya permintaan layanan transportasi. Untuk mengatasi transit deserts—wilayah yang tidak memiliki akses transportasi memadai—pemerintah menargetkan adanya 100 proyek operasi bersama, termasuk ride-sharing, secara nasional pada tahun fiskal 2027.

Perusahaan tersebut, NearMe Inc., telah bekerja sama dengan pemerintah daerah di 13 prefektur, mulai dari Hokkaido di utara hingga Kumamoto di barat daya. Platform NearMe menggunakan kecerdasan buatan untuk mencocokkan penumpang yang melakukan perjalanan serupa agar dapat berbagi kendaraan.

Di Kota Nishio, Prefektur Aichi, pemerintah setempat mulai menggunakan layanan ini pada Oktober sebagai pengganti bus komunitas yang dihentikan operasinya pada Maret karena jumlah penumpang turun drastis hingga hanya sekitar satu orang per perjalanan. Warga yang terdaftar dapat memilih titik jemput dan tujuan dari lokasi-lokasi seperti rumah sakit dan fasilitas publik. Layanan ini dijalankan oleh perusahaan taksi lokal, dengan tarif 200 yen (sekitar Rp 1.280) per perjalanan, sementara biaya tambahan ditanggung oleh pemerintah kota.

“Memenuhi kebutuhan perjalanan beberapa orang dengan satu kendaraan akan membantu kami menyediakan transportasi yang berkelanjutan,” ujar seorang pejabat Nishio.

Layanan NearMe juga digunakan di Kota Kitaakita, Prefektur Akita, untuk mengangkut wisatawan dari stasiun dan bandara menuju tempat-tempat wisata populer seperti area ski dan pemandian air panas.

Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, terdapat sekitar 2.000 wilayah di negara tersebut yang dikategorikan sebagai transit deserts oleh pemerintah daerah.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda N-Box Kembali Jadi Mobil Terlaris di Jepang 2025, Empat Tahun Berturut-turut Pertahankan Posisi Puncak

22 January 2026 - 15:10 WIB

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

10 January 2026 - 16:10 WIB

Jepang Akan Operasikan Kapal Feri Penumpang Pertama di Dunia dengan Teknologi Navigasi Otonom

12 December 2025 - 12:10 WIB

Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri

11 December 2025 - 15:10 WIB

Isuzu Akan Uji Coba Truk Otonom untuk Angkut Suku Cadang di Jalan Umum

11 December 2025 - 11:10 WIB

Trending on Teknologi