Menu

Dark Mode
Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya Light Novel Arafō Kenja no Isekai Seikatsu Nikki Resmi Dapat Adaptasi Anime Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market? Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Trailer Baru, Tayang 7 Agustus Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

Teknologi

Jepang Kembangkan Layanan Ride-Share Berbasis AI

badge-check


					A taxi from ride hailing and sharing firm NearMe Inc. is displayed in Tokyo on Oct. 28, 2025. (Kyodo) Perbesar

A taxi from ride hailing and sharing firm NearMe Inc. is displayed in Tokyo on Oct. 28, 2025. (Kyodo)

Sebuah perusahaan berbasis di Tokyo yang menyediakan layanan ride-sharing dengan teknologi yang memungkinkan beberapa penumpang berbagi satu kendaraan kini memperluas layanannya ke berbagai daerah di Jepang yang kekurangan transportasi umum.

Perluasan ini dilakukan di tengah menurunnya populasi Jepang dan bertambahnya komunitas lanjut usia yang mengalami kekurangan pengemudi serta rendahnya permintaan layanan transportasi. Untuk mengatasi transit deserts—wilayah yang tidak memiliki akses transportasi memadai—pemerintah menargetkan adanya 100 proyek operasi bersama, termasuk ride-sharing, secara nasional pada tahun fiskal 2027.

Perusahaan tersebut, NearMe Inc., telah bekerja sama dengan pemerintah daerah di 13 prefektur, mulai dari Hokkaido di utara hingga Kumamoto di barat daya. Platform NearMe menggunakan kecerdasan buatan untuk mencocokkan penumpang yang melakukan perjalanan serupa agar dapat berbagi kendaraan.

Di Kota Nishio, Prefektur Aichi, pemerintah setempat mulai menggunakan layanan ini pada Oktober sebagai pengganti bus komunitas yang dihentikan operasinya pada Maret karena jumlah penumpang turun drastis hingga hanya sekitar satu orang per perjalanan. Warga yang terdaftar dapat memilih titik jemput dan tujuan dari lokasi-lokasi seperti rumah sakit dan fasilitas publik. Layanan ini dijalankan oleh perusahaan taksi lokal, dengan tarif 200 yen (sekitar Rp 1.280) per perjalanan, sementara biaya tambahan ditanggung oleh pemerintah kota.

“Memenuhi kebutuhan perjalanan beberapa orang dengan satu kendaraan akan membantu kami menyediakan transportasi yang berkelanjutan,” ujar seorang pejabat Nishio.

Layanan NearMe juga digunakan di Kota Kitaakita, Prefektur Akita, untuk mengangkut wisatawan dari stasiun dan bandara menuju tempat-tempat wisata populer seperti area ski dan pemandian air panas.

Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, terdapat sekitar 2.000 wilayah di negara tersebut yang dikategorikan sebagai transit deserts oleh pemerintah daerah.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional

24 April 2026 - 10:10 WIB

Film Live-Action Gundam Mulai Produksi, Netflix Tambah Deretan Aktor Baru

22 April 2026 - 15:10 WIB

NeoGeo AES+ Resmi Hadir, Konsol Legendaris SNK Reborn dengan Teknologi Asli

20 April 2026 - 15:10 WIB

Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik

17 April 2026 - 13:10 WIB

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on News