Menu

Dark Mode
Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi Manga Leviathan Bakal Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Tayang 2027

News

Pria Ditangkap di Tokyo Usai Duel Maut, Jepang Terapkan Hukum Anti-Duel dari Era 1889

badge-check


					Pria Ditangkap di Tokyo Usai Duel Maut, Jepang Terapkan Hukum Anti-Duel dari Era 1889 Perbesar

Seorang pria berusia 26 tahun ditangkap atas kasus perkelahian di kawasan Kabukicho, Tokyo, pada September lalu yang berujung pada kematian lawannya. Penangkapan ini dilakukan dengan menggunakan hukum anti-duel yang diberlakukan sejak tahun 1889, menjadikannya penerapan hukum pidana tertua yang masih berlaku di Jepang hingga saat ini.

Hukum yang dibuat 137 tahun lalu untuk melarang praktik duel tersebut kembali digunakan dalam kasus fatal yang terjadi di salah satu distrik hiburan paling ramai di pusat Tokyo. Kepolisian Metropolitan Tokyo mengumumkan pada 8 Januari bahwa unit kejahatan terorganisasi mereka telah menangkap Fuzuki Asari, warga Kota Yachiyo, Prefektur Chiba, atas dugaan duel yang menyebabkan luka berat hingga kematian.

Asari dituduh terlibat perkelahian satu lawan satu dengan Naoya Matsuda, yang saat itu berusia 30 tahun, di area Kabukicho, Distrik Shinjuku, sekitar pukul 4 pagi pada 23 September 2025. Dalam perkelahian tersebut, Asari diduga menendang dan memukul Matsuda, yang kemudian meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Distrik Shinjuku pada 12 Oktober. Perkelahian itu terjadi di lokasi yang dikenal sebagai “Toyoko Plaza”, yang secara resmi bernama Cine City Square Kabukicho.

Menurut kepolisian, Matsuda diketahui sering berada di Toyoko Plaza. Keduanya baru pertama kali bertemu pada hari kejadian dan sempat bermain shogi bersama sebelum terlibat adu mulut. Saat itu, Asari dilaporkan berada dalam pengaruh alkohol.

Asari mengakui seluruh tuduhan dan menyampaikan permintaan maaf, namun mengaku tidak mengingat penyebab awal pertengkaran. Polisi menyebut perkelahian tersebut berlangsung sekitar 10 menit dan cenderung merupakan serangan sepihak dari pihak tersangka.

Matsuda masih dalam keadaan sadar setelah perkelahian, tetapi tiga hari kemudian harus dilarikan ke rumah sakit. Ia meninggal sekitar tiga minggu setelah kejadian. Hasil penyelidikan menyimpulkan penyebab kematian adalah kegagalan multiorgan akibat kerusakan otak yang disebabkan oleh luka-luka saat perkelahian.

Undang-undang anti-duel Jepang melarang seseorang menantang orang lain untuk berduel, menerima tantangan duel, maupun menjadi saksi dalam duel tersebut.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas

21 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News