Menu

Dark Mode
Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis Anime Snowball Earth Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Trailer Perdana Resmi Dirilis Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

News

Pria Ditangkap di Tokyo Usai Duel Maut, Jepang Terapkan Hukum Anti-Duel dari Era 1889

badge-check


					Pria Ditangkap di Tokyo Usai Duel Maut, Jepang Terapkan Hukum Anti-Duel dari Era 1889 Perbesar

Seorang pria berusia 26 tahun ditangkap atas kasus perkelahian di kawasan Kabukicho, Tokyo, pada September lalu yang berujung pada kematian lawannya. Penangkapan ini dilakukan dengan menggunakan hukum anti-duel yang diberlakukan sejak tahun 1889, menjadikannya penerapan hukum pidana tertua yang masih berlaku di Jepang hingga saat ini.

Hukum yang dibuat 137 tahun lalu untuk melarang praktik duel tersebut kembali digunakan dalam kasus fatal yang terjadi di salah satu distrik hiburan paling ramai di pusat Tokyo. Kepolisian Metropolitan Tokyo mengumumkan pada 8 Januari bahwa unit kejahatan terorganisasi mereka telah menangkap Fuzuki Asari, warga Kota Yachiyo, Prefektur Chiba, atas dugaan duel yang menyebabkan luka berat hingga kematian.

Asari dituduh terlibat perkelahian satu lawan satu dengan Naoya Matsuda, yang saat itu berusia 30 tahun, di area Kabukicho, Distrik Shinjuku, sekitar pukul 4 pagi pada 23 September 2025. Dalam perkelahian tersebut, Asari diduga menendang dan memukul Matsuda, yang kemudian meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Distrik Shinjuku pada 12 Oktober. Perkelahian itu terjadi di lokasi yang dikenal sebagai “Toyoko Plaza”, yang secara resmi bernama Cine City Square Kabukicho.

Menurut kepolisian, Matsuda diketahui sering berada di Toyoko Plaza. Keduanya baru pertama kali bertemu pada hari kejadian dan sempat bermain shogi bersama sebelum terlibat adu mulut. Saat itu, Asari dilaporkan berada dalam pengaruh alkohol.

Asari mengakui seluruh tuduhan dan menyampaikan permintaan maaf, namun mengaku tidak mengingat penyebab awal pertengkaran. Polisi menyebut perkelahian tersebut berlangsung sekitar 10 menit dan cenderung merupakan serangan sepihak dari pihak tersangka.

Matsuda masih dalam keadaan sadar setelah perkelahian, tetapi tiga hari kemudian harus dilarikan ke rumah sakit. Ia meninggal sekitar tiga minggu setelah kejadian. Hasil penyelidikan menyimpulkan penyebab kematian adalah kegagalan multiorgan akibat kerusakan otak yang disebabkan oleh luka-luka saat perkelahian.

Undang-undang anti-duel Jepang melarang seseorang menantang orang lain untuk berduel, menerima tantangan duel, maupun menjadi saksi dalam duel tersebut.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama

27 June 2026 - 12:10 WIB

Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru

27 June 2026 - 10:10 WIB

Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang

26 June 2026 - 18:00 WIB

Hasil Jepang vs Swedia: Daizen Maeda Cetak Gol, Laga Berakhir Imbang 1-1

26 June 2026 - 12:34 WIB

Jepang Akan Perluas Pengawasan Pembelian Apartemen oleh Warga Asing yang Tinggal di Jepang

26 June 2026 - 12:10 WIB

Trending on News