Menu

Dark Mode
Film Terakhir Love Live! Nijigasaki Dijadwalkan Tayang Musim Dingin Tahun Depan Web Novel The Not-Holy Saint and Not-Hero Dapat Adaptasi Manga Bandai Namco Rilis Trailer Sinematik Pembuka Game My Hero Academia: All’s Justice Menlu Jepang Temui PM Palestina di Tepi Barat, Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara Anak Muda Jepang Rayakan Coming-of-Age Day JR Central Daur Ulang Kereta Shinkansen Pensiun Jadi Aluminium Murni untuk Kereta Baru hingga Tongkat Bisbol

News

JR Central Daur Ulang Kereta Shinkansen Pensiun Jadi Aluminium Murni untuk Kereta Baru hingga Tongkat Bisbol

badge-check


					JR Central Daur Ulang Kereta Shinkansen Pensiun Jadi Aluminium Murni untuk Kereta Baru hingga Tongkat Bisbol Perbesar

Operator kereta peluru shinkansen Jepang meningkatkan upayanya dalam mendaur ulang rangkaian kereta yang telah dipensiunkan dengan menggunakan metode berpaten untuk menghilangkan lapisan cat dan residu lainnya, serta mengekstraksi paduan aluminium berkualitas tinggi.

Central Japan Railway Co., operator jalur Tokaido Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dan Osaka, kini memanfaatkan aluminium hasil daur ulang tersebut untuk berbagai keperluan, mulai dari pembuatan kereta baru hingga produk seperti tongkat bisbol.

Perusahaan yang berbasis di Nagoya dan dikenal sebagai JR Central itu menyatakan bahwa inisiatif ini mampu secara signifikan mengurangi emisi karbon dioksida dibandingkan produksi aluminium baru, sehingga membantu menekan dampak terhadap lingkungan.

Sebelumnya, kereta shinkansen yang sudah tidak digunakan umumnya hanya dimanfaatkan sebagai bahan penghilang oksigen dalam proses pembuatan baja, karena lapisan cat, isolasi panas, dan perekatnya dianggap sulit untuk dilepas.

Anak perusahaan properti JR Central di Tokyo sebenarnya telah mencoba menghilangkan lapisan tersebut sejak 2018, namun upaya itu menemui berbagai kendala, termasuk tingginya biaya yang dibutuhkan.

Terobosan baru datang pada 2020, ketika unit tersebut memperoleh paten atas metode yang memungkinkan ekstraksi aluminium bebas kotoran secara efisien. Proses ini menggunakan mesin penghancur dan peralatan lain untuk mengolah kereta bekas menjadi serpihan kecil.

Menurut JR Central, mendaur ulang aluminium dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga 97 persen dibandingkan memproduksi aluminium baru, atau setara dengan sekitar sembilan ton CO2 per satu ton aluminium.

Sejak itu, material hasil daur ulang telah digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pembuatan kereta shinkansen baru, fasilitas stasiun, hotel, apartemen, hingga produk sehari-hari seperti sendok.

“Kami ingin berkontribusi pada perlindungan lingkungan dengan mempercepat upaya menuju netralitas karbon dan sirkulasi sumber daya,” ujar Naoya Nobayashi, salah satu karyawan JR Central.

Sc ; kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menlu Jepang Temui PM Palestina di Tepi Barat, Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara

13 January 2026 - 12:10 WIB

Anak Muda Jepang Rayakan Coming-of-Age Day

13 January 2026 - 11:10 WIB

Pria Ditangkap di Tokyo Usai Duel Maut, Jepang Terapkan Hukum Anti-Duel dari Era 1889

12 January 2026 - 15:10 WIB

Warga Jepang Protes Atas Diamnya Sikap Pemerintah Jepang Terhadap Invasi AS ke Venezuela

12 January 2026 - 13:10 WIB

Survei: Anak Muda Jepang Makin Positif soal Pacaran dan Pernikahan

12 January 2026 - 11:10 WIB

Trending on News