Menu

Dark Mode
Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis Anime Snowball Earth Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Trailer Perdana Resmi Dirilis Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

News

JR Central Daur Ulang Kereta Shinkansen Pensiun Jadi Aluminium Murni untuk Kereta Baru hingga Tongkat Bisbol

badge-check


					JR Central Daur Ulang Kereta Shinkansen Pensiun Jadi Aluminium Murni untuk Kereta Baru hingga Tongkat Bisbol Perbesar

Operator kereta peluru shinkansen Jepang meningkatkan upayanya dalam mendaur ulang rangkaian kereta yang telah dipensiunkan dengan menggunakan metode berpaten untuk menghilangkan lapisan cat dan residu lainnya, serta mengekstraksi paduan aluminium berkualitas tinggi.

Central Japan Railway Co., operator jalur Tokaido Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dan Osaka, kini memanfaatkan aluminium hasil daur ulang tersebut untuk berbagai keperluan, mulai dari pembuatan kereta baru hingga produk seperti tongkat bisbol.

Perusahaan yang berbasis di Nagoya dan dikenal sebagai JR Central itu menyatakan bahwa inisiatif ini mampu secara signifikan mengurangi emisi karbon dioksida dibandingkan produksi aluminium baru, sehingga membantu menekan dampak terhadap lingkungan.

Sebelumnya, kereta shinkansen yang sudah tidak digunakan umumnya hanya dimanfaatkan sebagai bahan penghilang oksigen dalam proses pembuatan baja, karena lapisan cat, isolasi panas, dan perekatnya dianggap sulit untuk dilepas.

Anak perusahaan properti JR Central di Tokyo sebenarnya telah mencoba menghilangkan lapisan tersebut sejak 2018, namun upaya itu menemui berbagai kendala, termasuk tingginya biaya yang dibutuhkan.

Terobosan baru datang pada 2020, ketika unit tersebut memperoleh paten atas metode yang memungkinkan ekstraksi aluminium bebas kotoran secara efisien. Proses ini menggunakan mesin penghancur dan peralatan lain untuk mengolah kereta bekas menjadi serpihan kecil.

Menurut JR Central, mendaur ulang aluminium dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga 97 persen dibandingkan memproduksi aluminium baru, atau setara dengan sekitar sembilan ton CO2 per satu ton aluminium.

Sejak itu, material hasil daur ulang telah digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pembuatan kereta shinkansen baru, fasilitas stasiun, hotel, apartemen, hingga produk sehari-hari seperti sendok.

“Kami ingin berkontribusi pada perlindungan lingkungan dengan mempercepat upaya menuju netralitas karbon dan sirkulasi sumber daya,” ujar Naoya Nobayashi, salah satu karyawan JR Central.

Sc ; kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama

27 June 2026 - 12:10 WIB

Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru

27 June 2026 - 10:10 WIB

Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang

26 June 2026 - 18:00 WIB

Hasil Jepang vs Swedia: Daizen Maeda Cetak Gol, Laga Berakhir Imbang 1-1

26 June 2026 - 12:34 WIB

Jepang Akan Perluas Pengawasan Pembelian Apartemen oleh Warga Asing yang Tinggal di Jepang

26 June 2026 - 12:10 WIB

Trending on News