Menu

Dark Mode
Trailer Film Live-Action “Street Fighter” Rilis, Jason Momoa Jadi Blanka! Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

News

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

badge-check


					Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran Perbesar

Kementerian transportasi Jepang telah memberi tahu maskapai penerbangan bahwa penggunaan power bank di dalam pesawat akan dilarang mulai April, menyusul serangkaian insiden kebakaran yang melibatkan baterai portabel di penerbangan, ungkap seorang sumber yang mengetahui hal tersebut pada Rabu.

Larangan ini tidak hanya mencakup penggunaan power bank untuk mengisi daya ponsel, tetapi juga melarang pengisian ulang power bank itu sendiri melalui stopkontak listrik di dalam pesawat, menurut sumber tersebut.

Keputusan ini diambil oleh Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism setelah sebelumnya, sejak Juli, pemerintah hanya mengimbau penumpang agar tidak menyimpan power bank di kompartemen bagasi kabin dan tetap meletakkannya di tempat yang mudah dijangkau selama penerbangan.

Menurut kementerian, baterai lithium-ion yang umum digunakan pada power bank dapat terbakar akibat benturan fisik atau penurunan kualitas secara bertahap seiring waktu.

Saat ini, baterai portabel memang sudah dilarang masuk ke bagasi terdaftar, dan terdapat batasan jumlah serta kapasitas yang boleh dibawa ke dalam kabin pesawat.

Langkah pengetatan aturan ini diambil setelah terjadinya kebakaran pada Januari 2025 di dalam pesawat maskapai berbiaya rendah yang dioperasikan oleh Air Busan, yang diduga disebabkan oleh power bank yang rusak.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News