Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang di Prefektur Kyoto Prefecture, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sumber penyelidikan menyebutkan bahwa jenazah tersebut telah diidentifikasi sebagai Yuki Adachi, siswa sekolah dasar di Kota Nantan.
Jenazah ditemukan pada hari Senin di area hutan, sekitar 2 kilometer dari sekolahnya. Yuki sebelumnya dilaporkan hilang sejak 23 Maret, setelah diantar oleh ayahnya ke dekat sekolah pada pagi hari.
Menurut pihak kepolisian, hasil autopsi belum dapat memastikan penyebab kematian, dan tidak ditemukan luka luar yang mencolok. Waktu kematian diperkirakan terjadi pada akhir Maret.
Namun, beberapa temuan di lokasi menimbulkan kecurigaan adanya kemungkinan tindak kejahatan. Saat ditemukan, korban tidak mengenakan sepatu. Sepasang sepatu yang diduga miliknya ditemukan sekitar 4 kilometer dari lokasi, sementara tas sekolahnya ditemukan di tempat lain yang berbeda.
Penyebaran barang-barang pribadi ini membuat polisi menduga adanya unsur tidak wajar, dan penyelidikan pun masih terus dilakukan.
Saat ditemukan, jenazah dalam posisi telentang dan mengenakan pakaian yang sesuai dengan yang dikenakan saat terakhir terlihat.
Menanggapi kejadian ini, pihak sekolah tempat korban belajar untuk sementara ditutup guna mengantisipasi dampak emosional terhadap para siswa. Sejumlah warga juga terlihat datang untuk meletakkan bunga di sekitar lokasi penemuan sebagai bentuk duka cita.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sc : KN








