Laporan dari edisi 13 April dalam publikasi resmi pemerintah Jepang Kanpō mengungkap bahwa studio animasi Studio KAI dilaporkan berada dalam kondisi insolvensi, yaitu keadaan ketika perusahaan tidak mampu membayar kewajibannya.
Anime Baru Cardfight!! Vanguard Siap Tayang 2027, Rayakan Anniversary ke-15!
Kondisi ini terjadi setelah perusahaan menutup tahun fiskal 2025 dengan kerugian bersih sekitar 565 juta yen (sekitar US$3,5 juta). Ini menjadi salah satu catatan kerugian terbesar sejak perusahaan berdiri.
Sebelumnya, Studio KAI juga telah melaporkan kerugian pada periode keuangan sebelumnya, termasuk sekitar 165 juta yen pada laporan keuangan 2021, serta lebih dari 402 juta yen pada laporan awal yang berakhir Desember 2019.
Studio KAI sendiri merupakan anak perusahaan dari ADK Emotions dan didirikan pada Juni 2019. Pembentukan studio ini terjadi setelah GONZO melakukan restrukturisasi bisnis dan mengalihkan sebagian aset produksi anime, kekayaan intelektual, serta manajemen hak ke Studio KAI.
Sejak berdiri, Studio KAI telah terlibat dalam berbagai proyek anime, termasuk Uma Musume Pretty Derby Season 2, Skeleton Knight in Another World, 7SEEDS, Super Cub, hingga beberapa judul lain seperti The Ramparts of Ice dan Cagaster of an Insect Cage.
Jepang Targetkan Industri Anime Tembus Rp6000 Triliun di Pasar Global pada 2033
Hingga saat ini, laporan tersebut menyoroti tekanan finansial yang cukup berat pada studio, meskipun tetap aktif dalam industri produksi anime yang sangat kompetitif di Jepang.










