Menu

Dark Mode
Bandai Namco Umumkan Game Baru Gundam Rogue Orbit, Rilis pada 2027 Jepang Mulai Bahas Kemungkinan Eskpor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia Onimusha: Way of the Sword Akan Rilis September, Demo Sudah Bisa Dicoba Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

News

Prefektur Ibaraki Siapkan Imbalan bagi Pelapor Pekerja Asing Ilegal Mulai 11 Mei

badge-check


					Prison guard esicort inmate throught corridor in jail corridor for booking after arrest. Perbesar

Prison guard esicort inmate throught corridor in jail corridor for booking after arrest.

Pemerintah daerah Prefektur Ibaraki mengumumkan akan mulai menjalankan kebijakan kontroversial pada 11 Mei, yakni memberikan imbalan kepada masyarakat yang melaporkan perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing secara ilegal.

Dalam skema ini, laporan yang terbukti dan berujung pada penyelidikan akan diberi hadiah sebesar 10.000 yen (sekitar Rp1 juta). Pemerintah daerah akan terlebih dahulu memverifikasi informasi sebelum meneruskannya ke pihak kepolisian.

Menurut data tahun 2024, Ibaraki tercatat sebagai prefektur dengan jumlah pekerja asing ilegal terbanyak di Jepang.

Pemerintah menegaskan bahwa laporan hanya boleh ditujukan kepada perusahaan yang melanggar aturan ketenagakerjaan, bukan kepada individu secara sembarangan. Mereka juga berencana membuat pedoman agar laporan tidak didasarkan hanya pada penampilan fisik atau kewarganegaraan seseorang.

Untuk mengajukan laporan, warga harus mengisi data pribadi seperti nama, alamat, dan nomor telepon melalui situs resmi pemerintah daerah, serta melampirkan identitas seperti SIM.

Namun, kebijakan ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk asosiasi pengacara setempat dan kelompok masyarakat yang mendukung warga asing. Mereka menilai sistem ini berpotensi memicu diskriminasi dan memperdalam perpecahan sosial di masyarakat.

Perdebatan pun muncul antara upaya penegakan hukum ketenagakerjaan dan kekhawatiran akan dampak sosial terhadap komunitas asing di Jepang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Bahas Kemungkinan Eskpor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia

8 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

3 June 2026 - 12:10 WIB

Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

3 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News