Menu

Dark Mode
JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026 Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

News

Jepang Mulai Bahas Kemungkinan Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia

badge-check


					Jepang Mulai Bahas Kemungkinan Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia Perbesar

Jepang dan Indonesia sepakat memulai pembahasan tingkat teknis terkait kemungkinan ekspor kapal perusak (destroyer) kelas Asagiri milik Jepang kepada Indonesia.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di Tokyo pada Jumat.

Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, pembahasan ini merupakan bagian dari upaya Tokyo untuk memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik.

Jepang dalam beberapa tahun terakhir berupaya memperdalam kerja sama peralatan pertahanan dengan negara-negara seperti Filipina, Indonesia, dan Selandia Baru di tengah meningkatnya aktivitas militer China di kawasan.

Pada April lalu, Jepang merevisi aturan terkait transfer peralatan dan teknologi pertahanan, yang melonggarkan sejumlah pembatasan ekspor alutsista.

Melalui aturan baru tersebut, Jepang dapat mengekspor berbagai perlengkapan pertahanan, termasuk kapal perusak, kepada negara-negara yang telah memiliki perjanjian kerja sama keamanan tertentu dengan Jepang.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertahanan Indonesia menyampaikan keinginan untuk meningkatkan kerja sama di bidang peralatan dan teknologi pertahanan, termasuk kemungkinan transfer kapal perusak multiguna kelas Asagiri milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF).

Kedua negara sepakat memanfaatkan mekanisme pembahasan tingkat teknis yang dibentuk bulan lalu untuk membahas berbagai aspek terkait kemungkinan transfer tersebut, termasuk pelatihan, perawatan, dan kebutuhan operasional.

Jepang dan Indonesia sendiri telah memiliki perjanjian yang menjadi dasar hukum bagi transfer peralatan pertahanan.

Kapal perusak kelas Asagiri mulai dioperasikan pada tahun 1988. Kapal ini mampu membawa helikopter patroli serta dilengkapi berbagai sistem persenjataan, termasuk rudal antikapal selam.

Di masa lalu, kapal-kapal kelas Asagiri juga pernah digunakan dalam misi antipembajakan di perairan Somalia.

Salah satu kapal dalam kelas tersebut telah resmi dipensiunkan dari dinas aktif pada Maret tahun ini.

Selain dengan Indonesia, Jepang juga tengah memperluas kerja sama pertahanan dengan negara lain. Pada akhir pekan lalu, Jepang dan Filipina sepakat melanjutkan pembahasan mengenai transfer kapal perusak kelas Abukuma yang telah pensiun dari dinas aktif.

Sementara itu, Jepang juga sedang berdiskusi dengan Selandia Baru terkait kemungkinan ekspor fregat canggih kelas Mogami.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam

20 July 2026 - 14:10 WIB

Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka

20 July 2026 - 10:50 WIB

Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026

20 July 2026 - 10:48 WIB

Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang

20 July 2026 - 10:43 WIB

Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi

18 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News